Kliring: Pengertian, Sistem Mekanisme, Tujuan dan Manfaatnya
JAKARTA, iNews.id - Kliring merupakan salah satu fasilitas yang disediakan oleh bank. Mungkin dari kalian masih banyak yang tidak mengetahui pengertian dan apa tujuannya. Simak informasinya di sini.
Mengutip buku ‘Surat Berharga’ terbitan Kencana, kliring adalah sarana perhitungan/pertukaran data keuangan elektronik dan/atau warkat (cek, bilyet giro) dengan tujuan memperluas dan memperlancar lalu lintas pembayaran giral.
Untuk melaksanakan kegiatan kliring harus ada lembaga kliring, di mana dalam lembaga tersebut adalah tempat pertemuan antar anggota untuk memperhitungkan warkat tagihan peserta.
Sistem Ekonomi dan Jenis-Jenisnya, Lengkap Ciri serta Penjelasan
Tujuan dari sistem kliring ini adalah untuk meningkatkan efisiensi sistem pembayaran ritel serta memenuhi prinsip-prinsip manajemen risiko dalam penyelenggaraan kliring.
7 Sistem Ekonomi: Pengertian, Fungsi, Faktor, Ciri-ciri, Kelebihan dan Kekurangannya
1. Bagi Bank Indonesia
-Efisiensi waktu dan biaya
-Tersedianya jangkauan transfer antar bank melalui kliring yang lebih luas dengan diakomodirnya kliring antarwilayah untuk transfer kredit
-Memenuhi prinsip-prinsip manajemen risiko dalam penyelenggaraan kliring yang sifatnya multilateral netting yang dikeluarkan oleh Bank for International Settlement (BIS)
2. Bagi bank
-Efisiensi biaya operasional bank dalam percetakan dan proses administrasi warkat kredit
-Semakin luasnya jangkauan layanan bank kepada nasabah
Sekian artikel mengenai pengertian kliring, sistemnya, tujuan dan manfaatnya. Semoga dapat membantu teman-teman semua. Semangat terus ya!
Editor: Puti Aini Yasmin