KMP Batu Mandi Kebakaran di Pelabuhan Merak, 460 Orang Berhasil Dievakuasi
MERAK, iNews.id - Sebanyak 460 orang, terdiri atas 420 penumpang dan 40 kru KMP Batu Mandi, berhasil dievakuasi setelah kapal tersebut terbakar di alur masuk penyeberangan Pelabuhan Merak, Banten, Selasa (20/10/2026). Seluruh penumpang dan kru berhasil diselamatkan, meski 11 orang harus mendapatkan penanganan medis lebih lanjut di RS Krakatau Medika, Cilegon.
Berdasarkan laporan Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, tim SAR Gabungan melakukan evakuasi secara bertahap setelah menerima laporan kebakaran di kamar mesin kapal. Peristiwa tersebut dilaporkan kepada operator Vessel Traffic Service (VTS) Merak pada pukul 16.15 WIB.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim SAR segera mengerahkan personel dan sejumlah sarana untuk membantu evakuasi penumpang dan kru yang berada di kapal.
Pada pukul 16.45 WIB, Tim Rescue Unit Siaga SAR (USS) Merak bergerak menuju lokasi kejadian yang berjarak sekitar 0,86 mil laut. Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten kemudian menyusul untuk memperkuat penanganan di lapangan.
Selanjutnya, pada pukul 17.00 WIB, KN SAR Tetuka dan Rigid Inflatable Boat (RIB) 01 Banten diberangkatkan untuk mendukung proses evakuasi.
Seluruh penumpang dan kru berhasil dievakuasi hingga pukul 18.30 WIB. Mereka kemudian dibawa ke KMP Royce 1 dan Dermaga 6 Pelabuhan Merak untuk pendataan serta penanganan lebih lanjut.
Petugas mencocokkan jumlah orang yang dievakuasi dengan manifes kapal guna memastikan seluruh penumpang dan kru telah terdata. Dari total 460 orang, sebanyak 11 orang dirujuk ke RS Krakatau Medika, Cilegon, untuk mendapatkan perawatan medis.
Setelah evakuasi selesai, KN SAR Tetuka dan RIB 01 Banten melaksanakan pendampingan terhadap kapal-kapal yang terlibat dalam upaya pemadaman. Tim juga memantau perairan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada korban yang tertinggal di kapal maupun di laut.
Upaya pemadaman dan penanganan KMP Batu Mandi melibatkan 18 kapal dan unsur pendukung. Sejumlah sarana yang dikerahkan di antaranya KMP Royce 1, KN SAR Tetuka, KN Jembio, KP Sanjaya, KPLP Jembio, KAL Deli, kapal tunda, kapal patroli, kapal nelayan, serta unsur kepabeanan.
Pada pukul 21.25 WIB, TB Karya Pacific 2291 melaporkan proses evakuasi dan pemadaman KMP Batu Mandi telah selesai. Berdasarkan koordinasi dengan unsur terkait, empat kapal tunda saat itu masih dinilai diperlukan untuk mendukung penanganan sebelum TB Karya Pacific 2291 kembali menuju Ciwandan.
Operasi SAR tersebut melibatkan berbagai unsur, antara lain Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, TNI AL melalui Lanal Banten, Polda Banten, Polairud, KSOP, ASDP Merak, Polsek Merak, Dinas Perhubungan Cilegon, BKK Merak, BPBD Kota Cilegon dan Provinsi Banten, Damkar Cilegon, PMI Cilegon, Pramuka Peduli, BAGANA, serta unsur terkait lainnya.
Hingga laporan terakhir diterima, seluruh penumpang dan kru KMP Batu Mandi telah dievakuasi dalam kondisi selamat. Tim SAR tetap bersiaga di posko untuk memantau perkembangan situasi dan mengantisipasi kebutuhan penanganan lanjutan.
Keberhasilan evakuasi ini ditopang koordinasi antarlembaga serta pengerahan personel dan sarana laut untuk memastikan keselamatan seluruh penumpang dan kru kapal.
Editor: Rizky Agustian