Komdigi Beri Peringatan Keras ke Wikipedia, Ini Alasannya!
JAKARTA, iNews.id - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memberikan peringatan keras kepada Wikimedia Foundation selaku pengelola Wikipedia. Apa alasannya?
Pemerintah menegaskan, platform tersebut wajib segera menyelesaikan pendaftaran sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) lingkup privat jika ingin tetap beroperasi di Indonesia. Jika tidak, Wikimedia terancam diblokir Komdigi.
Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi, Alexander Sabar, mengatakan langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menegakkan aturan di ruang digital.
"Pemerintah menegaskan komitmen dalam menegakkan tata kelola ruang digital yang tertib dan adil bagi seluruh penyelenggara sistem elektronik," ujarnya, dikutip dari keterangan resmi, Kamis (16/4/2026).
Komdigi Ungkap Rating Game di Steam Bukan dari Pemerintah, Klasifikasi Tidak Akurat
Komdigi memberi batas waktu terakhir selama tujuh hari kepada Wikimedia untuk menyelesaikan proses pendaftaran PSE. Jika tidak dipenuhi, pemerintah menyatakan tidak akan ragu mengambil langkah tegas berupa pemblokiran layanan, termasuk akses ke Wikipedia Indonesia dan Wikimedia Commons.
Peringatan ini bukan tanpa alasan. Pemerintah sebelumnya telah memberikan waktu yang cukup panjang sejak November 2025. Bahkan, Wikimedia beberapa kali mengajukan perpanjangan waktu yang telah dikabulkan.
Kecepatan Data hingga 110 Mbps, Komdigi Pastikan Jaringan Telekomunikasi Stabil saat Arus Balik Lebaran
Namun hingga pertengahan April 2026, platform tersebut belum juga menyelesaikan kewajiban administrasi tersebut. Dalam catatan Komdigi, Wikimedia juga sempat tidak memberikan respons atas rencana pemblokiran yang disampaikan pemerintah.
Alexander menegaskan, pendaftaran PSE merupakan kewajiban bagi seluruh platform digital yang beroperasi di Indonesia, baik lokal maupun asing. Aturan ini mencakup berbagai layanan, mulai dari media sosial, e-commerce, hingga mesin pencari.
"Pendaftaran PSE tidak dipungut biaya dan diberlakukan setara terhadap semua platform, termasuk yang bersifat nirlaba seperti Wikimedia," katanya.
Ia menambahkan, kebijakan ini bertujuan untuk memberikan kepastian hukum serta melindungi data dan kepentingan pengguna di Indonesia.
Sebelumnya, Komdigi juga telah melakukan pemblokiran terbatas terhadap salah satu tautan Wikimedia pada Februari 2026 sebagai bentuk peringatan awal. Langkah lanjutan kini menunggu kepatuhan Wikimedia dalam memenuhi kewajiban pendaftaran.
Jika hingga batas waktu yang ditentukan belum ada perubahan, maka akses masyarakat Indonesia ke Wikipedia berpotensi dihentikan secara menyeluruh.
14 November 2025 : Kemkomdigi mengirimkan notifikasi awal mengenai kewajiban pendaftaran PSE Lingkup Privat
21 November 2025 : Wikimedia meminta perpanjangan waktu, Kemkomdigi memenuhi permintaan tersebut
1 Desember 2025 : Wikimedia kembali meminta perpanjangan waktu, Kemkomdigi memenuhi permintaan tersebut
6 Januari 2026 : Wikimedia Kembali meminta perpanjangan waktu, dengan Batas Waktu Final di 20 Januari 2026
28 Januari 2026 : Batas Waktu Final diingkari Wikimedia, Kemkomdigi kirimkan surat pemberitahuan rencana blokir
28 Januari 2026 - 25 Februari 2026 : Pada kurun waktu ini, Wikimedia Foundation kembali tidak memberikan tanggapan atas rencana pemblokiran
25 Februari 2026 : Pemblokiran terbatas pada tautan auth.wikimedia.org
7 April 2026 : Kemkomdigi mengundang Wikimedia untuk rapat pembahasan pendaftaran PSE
9 April 2026 : Wikimedia sampaikan tidak memiliki perwakilan di Indonesia
13 April 2026 : Wikimedia masih belum mendaftar PSE Lingkup Privat
15 April 2026 : Kemkomdigi berikan perpanjangan waktu terakhir, yaitu selama 7 hari, apabila tidak mendaftar maka akan diblokir
Editor: Muhammad Sukardi