Kompak! Dua Mahasiswa Kembar Ini Lulus Bersamaan dengan Predikat Cumlaude
JAKARTA, iNews.id - Anak kembar selalu identik dengan hal-hal bersama. Namun, siapa sangka bahwa mereka bisa menyelesaikan sekolah secara bersamaan dengan predikat cumlaude. Bagaimana kisahnya?
Adalah Zahra Fithriyah Muna dan Zahirah Salma Nuha yang lahir sebagai identik. Mereka berdua sama-sama menempuh pendidikan di Departemen Desain Komunikasi Visual (DKV) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).
Tak cuma itu, mereka kompak lulus dalam kurun waktu 3,5 tahun dan meraih predikat cumlaude. Zahra lulus dengan IPK 3,74 dan Zahirah dengan IPK 3,77.
Diawali dengan memiliki hobi serta passion yang sama, membuat Zahra dan Zahirah memutuskan untuk masuk prodi yang sama di ITS. Ternyata, mereka telah menargetkan untuk menempuh jenjang perkuliahan bersama-sama.
Kisah Inspiratif Anak Petani yang S2 di Belanda, Ini Perjuangannya
Gadis kembar ini juga memiliki target jangka panjang untuk dapat lulus cepat dan mendapat predikat cumlaude. Hal ini dibuktikan dengan ketekunan Zahra dan Zahirah dalam mengatur waktu dan timeline perkuliahan.
Kisah Inspiratif Salsa Jadi Wisudawan Termuda di ITS, Lulus di Usia 20 Tahun
Pada awalnya, mereka memang sempat ragu untuk mampu meraih target tersebut, karwna belum ada mahasiswa DKV yang berhasil lulus dalam kurun waktu 3,5 tahun. Namun, hal tersebut tak menyurutkan semangat mereka.
Berkat dukungan dari orang tua, lingkungan, dan usaha yang selalu dilakukan keduanya, target tersebut akhirnya dapat tercapai.
Kisah Inspiratif Satu Keluarga yang Sukses Jadi Dokter, Apa Rahasianya?
“Walau sempat pesimis, saya dan Zahirah terus saling menyemangati untuk tetap fokus pada tujuan kami,” ucap Zahra dikutip iNews.id, Selasa (21/3/2023).
Zahra mengungkapkan bahwa merealisasikan target tersebut bukanlah hal yang mudah. Sebab, keduanya memiliki waktu yang cukup padat mengingat banyaknya target yang harus diselesaikan.
“Kami berusaha untuk konsisten memaksimalkan Satuan Kredit Semester (SKS) yang diambil tiap semesternya,” tutur dia.
Tak cuma di akademik, dua gadis berkacamata ini pun turut menorehkan segudang prestasi sepanjang perkuliahannya. Keduanya berhasil menorehkan prestasi pada Pagelaran Mahasiswa Nasional Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (Gemastik) 2020 sebagai 20 besar finalis animasi terbaik, juara harapan I nasional bidang animasi Gemastik 2021, serta juara I dan III Animakini 2021.
Sebagai saudara kembar yang sama-sama menempuh pendidikan di satu program studi, keduanya menceritakan bagaimana kerap saling mengingatkan dalam pengerjaan tugas atau sekadar belajar bersama. Mereka pun saling memberikan semangat dan motivasi untuk bisa mencapai targetnya.
Zahirah mengatakan bahwa tak sedikit kejadian unik yang dirasakan keduanya selama menjalani perkuliahan. Bahkan, ada yang salah memanggil dirinya karena memiliki rupa yang sangat mirip.
“Sering ditanya bedanya apa, nggak jarang juga tertukar kalau menyapa,” ujar gadis asli Surabaya ini.
Sementara itu, rencana ke depan mereka berkeinginan melanjutkan studi pascasarjana di luar negeri. Mereka juga menargetkan untuk mengambil program studi dan universitas yang sama pula.
Tak lupa, ia berpesan pada para generasi muda untuk terus berusaha dan pantang menyerah dalam meraih cita-cita.
“Jangan lupa untuk terus berdoa, libatkan kuasa Tuhan di setiap usaha kita,” kata Zahirah.
Editor: Puti Aini Yasmin