Komunitas Alumni Haji Siapkan Program Pemenangan Jokowi-Ma'ruf
JAKARTA, iNews.id – Komunitas alumni haji dan umrah yang tergabung dalam Silaturahim Haji Indonesia untuk Kemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin (SAHI Jokowi-KMA) menyatakan dukungannya kepada pasangan Jokowi-Ma’ruf di Pilpres 2019. Berbagai program disiapkan untuk pemenangan pasangan calon nomor urut 01 itu.
Ketua Umum SAHI Jokowi-KMA, Abdul Khaliq Ahmad mengatakan, SAHI merupakan wadah komunitas alumni haji dan umrah yang berjumlah 10 juta orang di seluruh Indonesia. Sebagian besar dari mereka sudah satu tekad untuk memenangkan Jokowi-Ma’ruf.
”Sekurang-kurangnya, separuh dari jumlah itu sudah kita bisa ambil untuk memberi dukungan kepada pasangan Jokowi-Kiai Ma'ruf Amin," ujar Ahmad saat silaturahmi di kediaman Ma'ruf Amin, Jalan Situbondo, Jakarta Pusat, Rabu (26/9/2018).
Ahmad mengatakan, tindak lanjut dari dukungan ini, SAHI Jokowi-KMA akan menyelenggarakan berbagai program terkait pemenangan Jokowi-Ma'ruf selain menggelar deklarasi nasional di Jakarta pada Oktober mendatang. Dia pun memberikan satu contoh program yang akan dilaksanakan SAHI yaitu pendidikan politik.
"Proses pendidikan politik yang sehat untuk para haji dan alumni umrah karena mereka orang-orang yang ikhlas, beragama, tapi kadang-kadang ada juga yang diakalin modusnya untuk kekuasaan," kata dia.

Dengan penyelenggaraan pendidikan politik diharapkan para alumni haji dan umrah agar memahami hak politik masing-masing.
"Mereka akan memahami melalui pendidikan politik agar paham punya hak politik yang harus dijaga. Dengan begitu mereka bisa menyalurkan aspirasinya secara sehat dan benar," kata Ahmad.
Ketua Bidang Keagamaan DPP Partai Perindo ini juga berjanji SAHI Jokowi-Ma'ruf akan berusaha keras untuk menetralisasi berita-berita yang sumbernya tidak jelas dan juga fitnah-fitnah yang muncul pada saat kampanye Pilpres 2019.
"(Selain itu) kami juga akan terbitkan buku, untuk jadi pedoman umrah untuk bisa dipedomani dalam politik nasional, bersamaan dengan proses deklarasi buku itu kita terbitkan," ujarnya.
Editor: Zen Teguh