Konferensi Marga Tionghoa se-Asia Tenggara dan China, PSMTI Tekankan Persatuan dan Kolaborasi
JAKARTA, iNews.id - Ketua Umum Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Wilianto Tanta menghadiri konferensi 10th Symposium of Chinese Clans in South East Asia & China cum International Youth Forum di The Wembley A St Giles Hotel, Penang, Malaysia, Sabtu (4/3/2023). Konferensi ini digelar 4-7 Maret 2023.
Pada konferensi tersebut, Wilianto didampingi jajaran delegasi PSMTI dengan jumlah yang hadir sebanyak 132 peserta.
Turut hadir Kepala Menteri Pulau Penang, Chow Kon Yew; Ketua Penyelenggara Konferensi Marga Tionghoa se-Asia Tenggara sekaligus Ketua Dewan Marga Tionghoa Penang, Leong Keng Fei; Sekretaris Jenderal Asosiasi Marga Tionghoa se-Asia Tenggara dan Ketua Asosiasi Marga Tionghoa Bersatu Thailand, DR. Kitti Ittiphakorn.
Lalu ada Ketua Asosiasi Keluarga Besar Filipina, Ding Jingyu; Wakil Ketua Federasi Tionghoa Khmer di Kamboja, Chea Shoeun; Ketua Federasi Asosiasi Nama Keluarga Tionghoa Malaysia, Dato Heng Hong Him; Ketua Asosiasi Marga Tionghoa China, Hu Shengcheng dan lain sebagainya.
Ketum PSMTI Wilianto Tanta mengungkapkan rasa syukur dan kegembiraan atas kesempatan yang diberikan untuk menghadiri konferensi ini.
"Saya sangat gembira dapat hadir di acara yang luar biasa ini dalam konferensi marga Tionghoa se-Asia Tenggara dan China yang ke-10," kata Wilianto, saat memberikan sambutan.
Wili memperkenalkan PSMTI sebagai salah satu organisasi suku Tionghoa terbesar di Indonesia dengan jumlah pengurus di 32 provinsi dan lebih dari 300 kota/kabupaten.
PSMTI berdiri sejak 28 September 1998. PSMTI merupakan organisasi kemasyarakatan suku Tionghoa warga Indonesia yang berkontribusi dalam menjaga persatuan bangsa Indonesia.
Ketum PSMTI menyampaikan masa pandemi Covid-19 telah mengajarkan untuk bersatu dan saling berkolaborasi.
"Ada banyak hal yang dapat kita lakukan bersama-sama, di bidang sosial, budaya maupun ekonomi, seperti perdagangan dan investasi. Saya berharap konferensi ini dapat membuahkan program-program nyata, untuk mempererat persahabatan di antara kita terutama di bidang perdagangan," kata Wilianto.
Wili menyampaikan, Konferensi Marga Tionghoa se-Asia Tenggara dan China ke-9 di Manila, Philipina sebelumnya telah memutuskan Indonesia sebagai tuan rumah konferensi ke-11 di Bali.
Dia pun mengucapkan terima kasih serta memohon dukungan dalam menyelenggarakan Konferensi Marga Tionghoa se-Asia Tenggara dan China ke-11.
"Saya mengundang para delegasi untuk hadir di Indonesia, untuk menikmati wisata alam dan kuliner," katanya.
Editor: Reza Fajri