Konferensi Pers Prabowo soal Ratna Sarumpaet Usulan Amien Rais

Irfan Ma'ruf ยท Kamis, 04 April 2019 - 12:36 WIB
Konferensi Pers Prabowo soal Ratna Sarumpaet Usulan Amien Rais

Anggota Dewan Pembina Badan Pemenangan (BPN) Capres Cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno, Amien Rais menghadiri sidang perkara hoaks Ratna Sarumpaet di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (4/4/2019). (Foto: iNews.id/ Irfan Maruf).

JAKARTA, iNews.id - Konferensi pers Capres Prabowo Subianto mengenai penganiayaan Ratna Sarumpaet atas usul anggota Dewan Pembina Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Amien Rais. Saat itu belum terungkap jika penganiayaan tersebut ternyata bohong atau hoaks.

Motivasi usulan tersebut bentuk tanggung jawab moral sesama tim di Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi ketika ada yang menjadi korban penganiayaan. Saat itu Ratna Sarumpaet masih menjadi bagian di BPN.

"Waktu itu setelah ketemu dengan Mbak Ratna Sarumpaet dan Prabowo, saya bilang ke Pak Prabowo, ini harus diangkat ke permukaan," ujar Amien Rais dalam kesaksiannya di persidangan perkara hoaks penganiayaan Ratna Sarumpaet di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (4/4/2019).

Konfersi pers di rumah Prabowo, Jalan Kertanegara meminta penegak hukum dengan adil untuk memproses penganiayaan yang dialami Ratna Sarumpaet. Saat itu Prabowo menilai ada pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) dalam peristiwa penganiayaan Ratna Satumpaet.

"Menurut Prabowo peristiwa ini merusak nilai-nilai demokrasi. Apalagi terjadi pada seorang perempuan 70 tahun yang memperjuangkan rakyat. Ini ancaman serius terhadap demokrasi," ucapnya.

Usai konferensi pers Prabowo, Ratna Sarumpaet tiba-tiba mengklarifikasi berita penganiayaan yang dialami ternyata bohong. Ratna mengaku muka lebam bukan karena dianiaya oleh orang tidak dikenal seperti pengakuan sebelumnya kepada Prabowo. Namun disebabkan operasi plastik wajah.


Editor : Kurnia Illahi