Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jokowi Ungkap Alasan Pilih Lampung Jadi Titik Awal Safari Politik
Advertisement . Scroll to see content

Konsolidasi Pilpres, Ma'ruf Amin Dijadwalkan Bertemu Ulama se-Jatim

Rabu, 02 Januari 2019 - 14:03:00 WIB
Konsolidasi Pilpres, Ma'ruf Amin Dijadwalkan Bertemu Ulama se-Jatim
Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 01 Kiai Ma'ruf Amin (Foto: iNews.id/Aditya Pratama)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 01 Kiai Ma'ruf Amin mengagendakan bertemu alim ulama se-Jawa Timur dalam waktu dekat. Pertemuan itu akan membahas pemenangannya bersama capres Joko Widodo pada Pemilu 2019.

“Kegiatan dilakukan dalam rangka halaqah-halaqah, pertemuan-pertemuan dengan kalangan ulama-ulama NU (Nahdlatul Ulama), baik struktural maupun kultural terutama di dalam rangka menyosialiasi dan memantapkan pencalonan saya, terutama Pak Jokowi sebagai calon presiden dan calon wakil presiden di Pemilu 2019,” kata Ma’ruf Amin di kediamannya Jalan Situbondo, Jakarta, Rabu (2/1/2019).

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu menuturkan, pertemuan di Jawa Timur sekaligus acara Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

“Kemungkinan saya juga akan bertemu dengan mereka di Jawa Timur (Jatim), sekaligus nanti ada acara saya di Ponorogo dan Nganjuk. Itu sekitar tanggal 22 Januari. Jadi ulama-ulama di Jatim ingin bertemu dengan saya dalam rangka memantapkan,” ujar dia.

Sebelumnya, Ma’ruf Amin mendapat kunjungan Pejabat Sementara (Pjs) Rais Aam PBNU Kiai Miftahul Akhyar di kediamannya, Rabu (2/1/2018) pagi.

“Kebetulan jelang Harlah NU. Biasa bulan Rajab kalau enggak keliru akhir Februari atau Maret itu yang kita rencanakan. Jadi itu kita hasil rapat, tapi belum kita sampaikan. Saat ini kami harap bersama Tafiliah. Jadi itu rencananya, sambil doakan negara, rindu doa para sepuh dari daerah,” tutur Ma’ruf.

Sementara Kiai Miftahul Akhyar menuturkan, NU sudah cukup lama tidak mengadakan istigasah bersama. Terakhir, kata dia, istigasah digelar saat tokoh senior NU almarhum Abdurrahman Wahid (Gus Dur) masih hidup.

“Karena ini pesan kiai sepuh kapan PBNU ada istigosah, ini kita bicarakan selain lihat kesehatan beliau (Ma’ruf). Kita doakan terus sehat dan apa yang jadi rencana besar dipermudah oleh Allah. Itu yang kita bicarakan tadi,” kata Miftahul Akhyar.

Editor: Khoiril Tri Hatnanto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut