Kontroversi Berita Indopos, Ma'ruf Amin: Pers Jangan Berandai-andai

Okezone ยท Sabtu, 16 Februari 2019 - 12:42 WIB
Kontroversi Berita Indopos, Ma'ruf Amin: Pers Jangan Berandai-andai

Calon wakil presiden KH Ma'ruf Amin. (Foto: iNews.id/Dok.)

JAKARTA, iNews.idKH Ma'ruf Amin menyesalkan pemberitaan di Koran Indopos terkait informasi yang menyebut posisinya bakal digantikan oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai wakil presiden, jika nanti terpilih di Pilpres 2019. Menurut calon wakil presiden nomor urut 01 tersebut, orang yang membuat prediksi semacam itu mungkin sedang melamun.

Ma’ruf pun menyayangkan institusi pers sekelas Indopos bisa termakan informasi yang tidak jelas asal-usulnya tersebut. “Kami meyayangkan bahwa pers, saya ini kan sangat menghormati pers, bergaul dengan pers, harusnya pers itu kan tidak membuat berita-berita yang aneh-aneh,” ungkap Ma’ruf saat ditemui di kediamannya, Jl Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (16/2/2019).

Mantan rais aam PBNU itu pun mengimbau kepada para insan pers untuk memberitakan hal-hal yang berdasarkan fakta dan rasional saja. Dia juga berharap tidak ada lagi pemberitaan yang tidak mengacu pada realitas di lapangan.

BACA JUGA: TKN Menilai Indopos Langgar Peran Media sebagai Penyebar Informasi

“Karena itu saya mengimbau pers supaya memberitakan sesuatu yang faktual, logis, rasional. Jangan orang ngelamun diberitakan. Kalau itu orang-orang berandai-andai diberitakan, waduh itu banyak sekali pengandaiannya itu ya. Yang aneh-aneh itu bisa (muncul, red). Nah, pers sebaiknya tidak berandai-andai,” tuturnya.

Ma'ruf menegaskan, mengganti seorang presiden atau wakil presiden itu tidak semudah membalik telapak tangan. Ada mekanisme jelas yang diatur di dalam konstitusi. Karena itu, konten yang dimuat Indopos bahwa Kiai Ma'ruf nantinya akan digantikan oleh Ahok, adalah tak benar.


Editor : Ahmad Islamy Jamil