Korban Meninggal akibat Corona 582, Achmad Yurianto: Kami Tak Masukkan Pasien Meninggal yang Belum Terkonfirmasi
JAKARTA, iNews.id - Penambahan pasien positif baruyang terpapar virus Corona atau Covid-19 mencapai 327 sehingga totalnya mencapai 6.575 kasus, Minggu (19/4/2020). Korban meninggal mencapai 582 orang.
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mencatat pasien yang meninggal bertambah 47 orang pada hari ini. Dia mengatakan pasien yang dicatat meninggal hanya yang sudah dipastikan terkonfirmasi positif.
"Tentunya kami tidak memasukkan di dalam angka 686 (pasien sembuh) ini pasien yang meninggal dalam status yang belum terkonfirmasi. Bisa saja bahwa ternyata memang bukan Covid-19. Namun apabila sempat dilakukan pemeriksan swab sebelum meninggal dan kita periksa ternyata positif, maka akan dimasukkan ke dalam konfirmasi Covid-19,"kata Yuri di Gedung BNPB, Minggu (19/4/2020).
Jumlah penambahan kasus positif tersebut sekaligus menjadi indikator bahwa penularan virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 masih masif terjadi di tengah masyarakat. Oleh karena itu, Pemerintah kembali menegaskan agar masyarakat dapat mematuhi anjuran protokol kesehatan demi memutus rantai penyebaran COVID-19.
Update Corona 19 April: Tambah 327, Total Positif 6.575, Meninggal 582, Sembuh 686
“Mari kita lawan COVID-19 dengan tingkatkan imunitas diri kita, makan yang bergizi, sabar dan tenang, istirahat yang cukup dan teratur, tidak panik dan jaga perasaan kita tetap bergembira, jaga jarak, pakai masker, cuci tangan memakai sabun dengan air yang mengalir, tetap di rumah, tetap produktif di rumah,” kata Yuri.
Pasien yang tercatat paling banyak korban meninggal merupakan Provinsi DKI Jakarta dengan 287 kasus. Kemudian disusul Jawa Barat 59 kasus, dan Jawa Timur 54 kasus meninggal.
"Jadi tidak seluruh pasien yang meninggal selalu kita nyatakan sama dengan konfirmasi positif Covid-19. Sehingga kemudian dijumlahkan karena kita akan melaporkan kasus meninggal konfirmasi positif,"kata Yuri.
Selain itu, pasien sembuh menjadi 686 setelah ada penambahan sebanyak 55 orang. Jumlah tersebut masih melampaui angka kematian pasien per hari ini Minggu (19/4/2020) sebanyak 582 setelah ada penambahan sebanyak 47 orang.
Dalam hal ini Provinsi DKI Jakarta menjadi wilayah dengan sebaran pasien sembuh terbanyak yakni 234, disusul Jawa Timur sebanyak 98, Jawa Tengah 51, Jawa Barat 45, Sulawesi Selatan 43, Bali 38 dan wilayah lain di Indonesia sehingga total mencapai 686 pasien.
Editor: Muhammad Fida Ul Haq