Korban Tewas Bencana Sumatra Bertambah, Total 1.204 Orang
JAKARTA, iNews.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat korban tewas bencana Sumatra bertambah per Senin (2/2/2026). Jumlah korban tewas mencapai 1.204 orang.
"Terdapat penambahan korban meninggal dunia, sehingga total korban meninggal dunia tercatat sebanyak 1.204 jiwa," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangannya, Selasa (3/2/2026).
Sementara itu, kata dia, korban yang masih hilang tercatat mencapai 140 orang. Sedangkan warga yang mengungsi sebanyak 105.842 orang.
Berdasarkan laporan yang dihimpun sejak 29 November 2025 hingga 27 Januari 2026, total bantuan logistik yang telah disalurkan kepada masyarakat terdampak mencapai 1.767,07 ton.
Pemerintah Tunjuk BUMN untuk Kelola Lahan Sitaan 28 Perusahaan Penyebab Bencana Sumatra
Distribusi tersebut dilakukan melalui berbagai moda transportasi, yakni 56 sorti pesawat charter BNPB, 68 sorti pesawat Hercules, 55 truk jalur darat, serta 7 kapal laut.
Mensos Saifullah Yusuf sebelumnya telah menyerahkan santunan kepada 11 ahli waris korban tewas banjir Sumatra. Penyerahan dilakukan di sela kegiatan Dialog Kesejahteraan Sosial dan Sekolah Rakyat di Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), Sabtu (31/1/2026).
Satgas PKH Buka Peluang Jerat Perusahaan Lain Penyebab Banjir dan Longsor Sumatra
KLH Gugat 6 Perusahaan Terkait Bencana di Sumatra, Tuntut Rp4,9 Triliun
“Masing-masing ahli waris korban meninggal dunia mendapatkan santunan Rp15 juta,” ujar Gus Ipul dikutip Minggu (1/2/2026).
Selain korban meninggal dunia, santunan sebesar Rp5 juta diberikan kepada korban luka berat. Gus Ipul menegaskan, santunan tersebut merupakan bagian dari skema bantuan pemerintah yang disalurkan secara bertahap sejak masa tanggap darurat hingga pemulihan pascabencana, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.
2 Bulan Pascabencana, BNPB Ungkap Update Pembangunan Hunian di Sumatra
Editor: Rizky Agustian