Korban Tewas Longsor Cisarua Bandung Barat Bertambah Jadi 10 Orang, 5 Teridentifikasi
JAKARTA, iNews.id - Korban tewas akibat longsor yang melanda Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (24/1/2026), bertambah menjadi 10 orang. pada Sabtu (24/1/2026). Sebanyak lima jenazah di antaranya telah teridentifikasi.
“Kami telah menerima 10 kantong jenazah ya, 5 sudah teridentifikasi dan sudah dikembalikan ke pihak keluarga,” kata Kapolda Jawa Barat, Irjen Rudi Setiawan kepada wartawan, Sabtu (24/1/2026).
Rudi menerangkan, lima korban lain masih dalam proses identifikasi oleh Tim DVI Polda Jawa Barat.
“Lima (korban) ini lagi dalam proses mengidentifikasi,” ujar dia.
Sebelumnya, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menuturkan, longsor dipicu hujan dengan intensitas tinggi. Insiden itu terjadi tepatnya di Desa Pasir Langu, Kampung Babakan Cibudah, pukul 02.30 WIB.
Material longsoran menimbun permukiman warga dan menyebabkan korban jiwa.
"Selain korban meninggal dunia, 23 jiwa dilaporkan selamat. Bencana ini berdampak terhadap sekitar 34 kepala keluarga atau 113 jiwa, sementara jumlah rumah terdampak masih dalam pendataan petugas di lapangan," kata Aam.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat telah melakukan kaji cepat dan asesmen awal di lokasi kejadian serta melaksanakan upaya penanganan darurat dan pencarian korban.
Kabupaten Bandung Barat saat ini berada dalam status Siaga Darurat Bencana Banjir, Banjir Bandang, Cuaca Ekstrem dan Tanah Longsor berdasarkan Keputusan Bupati Bandung Barat Nomor 100.3.3.2/Kep.359-BPBD/2025 yang berlaku sejak 1 Oktober 2025 hingga 30 April 2026.
Pemprov Jawa Barat juga menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi melalui Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 360/Kep.626-BPBD/2025 yang berlaku mulai 15 September 2025 hingga 30 April 2026.
Editor: Rizky Agustian