KRI Lepu dan KRI Kerambit Dikerahkan Cari 5 Jurnalis Hilang di Perairan Gunung Anak Krakatau
SURABAYA, iNews.id – TNI Angkatan Laut (TNI AL) mengerahkan dua kapal perang dan sejumlah Kapal Angkatan Laut (KAL) untuk membantu pencarian lima jurnalis hilang kontak dan tiga awak kapal lainnya di perairan Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. Pencarian dengan menyisir sejumlah wilayah yang diduga menjadi lokasi terakhir kapal mengalami hilang kontak.
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengatakan, pengerahan unsur laut dilakukan sebagai bentuk dukungan TNI AL dalam operasi pencarian dan pertolongan.
"Kita kerahkan dua KRI, KRI Lepu dan KRI Kerambit, dan kapal lainnya ke sana, sampai sekarang masih pencarian," ujar Muhammad Ali, Jumat (11/9/2026).
Dua kapal perang TNI AL, yakni KRI Lepu dan KRI Kerambit, dikerahkan untuk melakukan penyisiran di sekitar titik hilang kontak speedboat Aru Padatu 1. Pencarian difokuskan di wilayah perairan antara Pantai Carita, Banten, hingga kawasan Gunung Anak Krakatau.
Selain kapal perang, TNI AL juga mengerahkan sejumlah kapal patroli cepat dari Pangkalan TNI AL (Lanal) Banten untuk memperluas jangkauan pencarian. Unsur pendukung dari Lanal Lampung dan Lanal Banten juga dilibatkan dengan mengerahkan sejumlah KAL untuk membantu operasi penyisiran di Selat Sunda.
Seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian bekerja secara terkoordinasi dengan membagi wilayah menjadi sejumlah sektor agar proses pencarian dapat dilakukan secara maksimal.
"Seluruh unsur yang terlibat melaksanakan pencarian secara terkoordinasi dengan menyisir sektor-sektor yang telah ditentukan," ujarnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meminta TNI AL mengoptimalkan upaya pencarian setelah menerima laporan hilangnya rombongan yang tengah melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Lima jurnalis dan tiga awak kapal diketahui hilang kontak setelah speedboat Aru Padatu 1 mengalami kendala di perairan Selat Sunda.
Kelima jurnalis tersebut yakni M Bagus Khoirunnas (Kantor Berita ANTARA Biro Banten), Ari Basuki (Merdeka), Yudistiro Pranoto (iNews), Daus (Kantor Berita Anadolu), dan Donal (jurnalis lepas).
Hingga kini, operasi pencarian masih berlangsung dengan melibatkan berbagai unsur SAR, TNI, Polri, dan instansi terkait. Seluruh tim terus berupaya menemukan keberadaan para korban dalam kondisi selamat.
Editor: Donald Karouw