Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : KMP Batu Mandi Kebakaran di Pelabuhan Merak, 460 Orang Berhasil Dievakuasi
Advertisement . Scroll to see content

Kronologi Kebakaran KMP Batu Mandi saat Hendak Bersandar di Pelabuhan Merak

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:31:00 WIB
Kronologi Kebakaran KMP Batu Mandi saat Hendak Bersandar di Pelabuhan Merak
ASDP mengungkap api di KMP Batu Mandi terdeteksi pukul 16.15 WIB saat kapal hendak sandar di Pelabuhan Merak. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengungkap kronologi awal kebakaran Kapal Motor Penumpang (KMP) Batu Mandi di perairan sekitar Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Selasa (20/10/2026) sore. Api pertama kali terdeteksi saat kapal tengah melakukan olah gerak menuju Dermaga VI setelah bertolak dari Pelabuhan Bakauheni.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo menjelaskan, percikan api terdeteksi sekitar pukul 16.15 WIB di bagian buritan kapal, tepatnya pada dek atas kendaraan kecil. Saat itu, kapal sedang bersiap untuk bersandar di Pelabuhan Merak.

"Kami menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas insiden kebakaran yang terjadi pada KMP Batu Mandi di Merak. Kami juga memohon maaf atas kejadian ini kepada para pengguna jasa serta pihak-pihak yang terdampak," ujar Heru dalam keterangannya dikutip, Rabu (21/10/2026).

Berdasarkan kronologi ASDP, KMP Batu Mandi bertolak dari Pelabuhan Bakauheni menuju Merak pada pukul 14.32 WIB. Sekitar 1 jam 43 menit kemudian, percikan api terdeteksi ketika kapal berada di sekitar Pulau Merak Besar.

ASDP memastikan seluruh penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi. Proses evakuasi dan penanganan kebakaran melibatkan petugas gabungan dari unsur pelabuhan, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), kepolisian, serta instansi terkait lainnya.

Heru menegaskan, keselamatan penumpang dan awak kapal menjadi prioritas utama perusahaan dalam menangani insiden tersebut. Dia juga mengapresiasi respons dan koordinasi petugas gabungan yang membantu proses evakuasi serta penanganan di lokasi kejadian.

Sementara itu, penyebab kebakaran KMP Batu Mandi masih didalami oleh pihak berwenang. ASDP menyatakan akan mengikuti proses pemeriksaan sesuai kewenangan masing-masing instansi dan menyampaikan perkembangan informasi berdasarkan hasil verifikasi di lapangan.

Di sisi operasional, ASDP menyesuaikan layanan penyeberangan Merak–Bakauheni dengan mengalihkan pelayanan melalui Dermaga Express 2. Pengguna jasa diimbau mengikuti arahan petugas di lapangan serta memantau informasi terbaru mengenai operasional pelabuhan.

Pengguna jasa yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi Contact Center ASDP 191. Perusahaan menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait hingga penanganan insiden selesai.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut