Kronologi Operasi Senyap Pembebasan 3 ABK WNI yang Diculik Perompak di Gabon

Rizki Maulana ยท Jumat, 12 Juni 2020 - 11:46 WIB
Kronologi Operasi Senyap Pembebasan 3 ABK WNI yang Diculik Perompak di Gabon

Pemerintah Indonesia membebaskan 3 warga negara Indonesia (WNI) yang diculik bajak laut di perairan Gabon. (Foto: Istimewa).

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Indonesia melalui Kedutaan Besar RI (KBRI) di Abuja, Nigeria, KBRI Paris, dan Konsulat Kehormatan RI di Gabon berhasil membebaskan tiga anak buah kapal (ABK) Amerger Gabon yang diculik perompak sejak 3 Mei 2020. Pembebasan dipimpin langsung oleh Duta Besar Indonesia untuk Nigeria, Marsda TNI (Purn) Usra Hendra Harahap melalui operasi senyap.

Ketiga WNI itu diculik bersama satu warga negara Korea Selatan dan dua warga negara Senegal oleh 13 perompak saat mencari ikan di perairan Santa Clara, Libreville, Republik Gabon. Mereka kemudian dibawa ke dataran Nigeria sebagai alat tukar guling untuk meminta tebusan.

"Sejak diterimanya kabar penculikan itu, pemerintah berkomunikasi intensif dengan pemerintah Nigeria serta Gabon untuk melakukan operasi pembebasan agar jangan sampai timbul korban jiwa dari warga negara yang diculik. Komunikasi juga dilakukan dengan Kedubes Korsel agar perusahaan Kapal Amerger Gabon bisa melakukan negosiasi sebagai bentuk tanggung jawabnya," tulis KBRI Abuja melalui keterangan tertulis yang diterima iNews.id di Jakarta, Jumat (12/6/2020).

Setelah melalui negoisasi yang alot, para bajak laut sepakat membebaskan para ABK di daerah Cross River yang masuk Delta Niger, salah satu negara bagian Nigeria. Selanjutnya mereka dibawa ke Port Harcourt.

Tiga WNI itu kemudian dijemput langung oleh Dubes Usra Hendra Harahap; Atase Pertahanan RI Abuja, Kolonel Arh Bangun Manahan Tanjung; dan Staf KBRI Abuja Pelaksana Fungsi Perlindungan WNI/BHI, Yohanis Kambuaya. Mereka dibawa menggunakan pesawat khusus.

"Hari ini mereka sudah berada di Wisma Duta KBRI di Abuja untuk ditampung sementara sambil menunggu waktu pulang ke Tanah Air karena penerbangan terdampak pandemi covid-19," tulis KBRI Abuja.

Editor : Rizal Bomantama