Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Momen Prajurit TNI, Guru dan Siswa Gotong Royong Bersihkan Sekolah di Aceh Tamiang
Advertisement . Scroll to see content

Kultum Salat Subuh di Masjid Makassar, KSAD Dudung Ungkap Ciri-Ciri Orang Bertakwa

Jumat, 26 November 2021 - 14:17:00 WIB
Kultum Salat Subuh di Masjid Makassar, KSAD Dudung Ungkap Ciri-Ciri Orang Bertakwa
KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman memberikan tausiah kultum kepada Jamaah Masjid H.M. Asyik, Makassar. (Foto Kodam Hasanuddin).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman di sela-sela rangkaian kegiatan kunjungan kerjanya menyempatkan diri shalat subuh Masjid H.M. Asyik, Makassar pada Jumat (26/11/2021). Dia juga sekaligus memberikan tausiah kultum kepada Jamaah Masjid.

Di awal tausiahnya Jenderal bintang empat ini mengutarakan kehadirannya di Kota Makassar.

"Kehadiran saya di sini adalah saya seolah-olah kembali kampung, dimana pada tahun 2010 sewaktu saya berpangkat Kolonel saya menjabat sebagai Aspers (Asisten Personel) Kasdam yang saat itu masih Kodam VII/Wrb, saya sangat merindukan Makassar karena masyarakatnya ramah, bersahaja dan taat kepada Allah," ungkapnya dalam keterangan Kodam Hasanuddin, Jumat (26/11/2021).

KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman sholat subuh di Masjid H.M. Asyik, Makassar. (Foto Kodam Hasanuddin).
KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman sholat subuh di Masjid H.M. Asyik, Makassar. (Foto Kodam Hasanuddin).

Dalam kultum ini, KSAD didampingi Pangdam XIV/ Hasanuddin Mayjen TNI Mochamad Syafei Kasno, berserta unsur Pejabat Utama (PJU) Kodam Hasanuddin.

Dia mengajak kepada para Jamaah untuk tetap bertakwa kepada sang pencipta Allah SWT dengan tetap memiliki pedoman hidup berdasarkan Al-quran dan tidak meninggalkan shalat.

"Ciri-ciri orang yang bertakwa adalah Taklik yaitu mengucapkan dua kalimat syahadat, jangan mengaku Islam kalau tidak shalat, puasa dan zakat. Al-quran adalah pedoman hidup bagi umat Islam layaknya seorang prajurit dalam melaksanakan tugas harus berdasarkan Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI," jelasnya.

"Mengingat keburukan atau kejelekan diri kita terhadap orang lain dan melupakan keburukan orang lain terhadap kita," imbuh dia.

Menurut dia, jika sudah membantu atau memberi sesuatu kepada orang jangan selalu dibicarakan. Sebab Allah SWT telah mengetahui dan mencatatnya.

"Mengingat kebaikan orang lain terhadap diri kita sehingga kita akan berbuat baik terhadap orang lain, jangan kita kalau sudah membantu atau memberi sesuatu terhadap orang lain kita masih membicarakannya, lupakanlah karena Allah telah mengetahui dan mencatatnya," tutupnya.

Usai kegiatan tausiyah dilanjutkan dengan pemberian bantuan sumbangan kepada pengurus Masjid H.M. Asyik yang diterima langsung oleh pengurus Masjid. Photo spontanitas pun tak terhelakkan bersama dengan jamaah maupun masyarakat sekitarnya.

Editor: Faieq Hidayat

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut