Kunjungan Kasad di Australia Pererat Kerja Sama Kedua Angkatan Darat
JAKARTA, iNews.id - Kunjungan kehormatan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa kepada Panglima Angkatan Bersenjata Australia atau Australian Commander of Defence Force (CDF) dan Kasad Australia atau Australian Chief of Army (CA) dilakukan 16-21 Juli 2019. Kunjungan tersebut merupakan salah satu upaya diplomasi militer TNI AD untuk mempererat kerja sama militer kedua negara.
"Ini kunjungan yang pertama setelah beliau (Jenderal TNI Andika Perkasa) menjabat Kasad," ujar Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Candra Wijaya dalam siaran pers yang diterima iNews.id, Jumat (19/7/2019).
Dia menuturkan, sebelumnya secara personal Andika Perkasa pernah bertemu Letjen Richard Maxwell Burr, AO, DSC, MVO pada (30/8/2018). Saat itu Andika Perkasa masih menjabat sebagai Pangkostrad.
"Juga dengan CDF, Jenderal Angus Campbell, kunjungan ini merupakan balasan, setelah keduanya bertemu di Mabes AD pada 29 Maret 2019," ucapnya.
Dalam kunjungan tersebut, Andika Perkasa didampingi Hetty Andika Perkasa, selaku Ketua Umum Persit Kartika Candra Kirana. Selain itu didampingi oleh Mayjen TNI Suko Pranoto (Irjenad) dan Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad (Aspam Kasad) masing-masing beserta istri.
"Pertemuan yang diselenggarakan di Australian Army Headquarters, Russell Offices, Canberra berlangsung penuh hangat," katanya.

Menurutnya, kedua Kasad memiliki kesamaan pandangan untuk menghadapi accelerated warfare membutuhkan kekuatan militer yang coheren, unity dan future ready serta adanya kerja sama antarelemen negara.
"Kasad menegaskan kembali bahwa era saat ini penggunaan teknologi sangat penting. Tidak hanya membantu pelaksanaan tugas, juga mengurangi risiko korban jiwa," ucapnya.
Dia menambahkan, TNI AD mendukung program kerja sama militer dengan Australian Army, khususnya tentang percepatan pertukaran instruktur di kedua akademi militer. "Menurut Kasad pertukaran ini sangat baik karena akan memberikan tambahan wawasan dan pengetahuan bagi personel TNI AD," katanya.
Sementara itu, pertemuan dengan Australian CDF, selain menyetujui rencana pertukaran pelatih, pengajar di Akmil Magelang dengan Royal Military College (RMC) Duntroon yang bersifat resiprokal, TNI AD juga menyatakan akan menghadiri kegiatan IPACC dan IPAMS di Thailand yang diselenggarakan USARPAC dan AD Thailand.
"IPACC atau Indo-Pacific Chiefs of Army Conference, merupakan konferensi para pimpinan AD seluruh negara-negara Indo-Pasifik. Sedangkan IPAMS atau Indo-Pacific Armies Management Seminar adalah seminar yang dihadiri para perwira senior (pati) yang membahas tentang tema tertentu," katanya.
Editor: Kurnia Illahi