Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Puncak Mudik Tiba, Volume Kendaraan di Tol Cipali Melonjak 2 Kali Lipat
Advertisement . Scroll to see content

Lalu Lintas Tol Cipali Tersendat, Banyak Mobil Berhenti di Bahu Jalan 

Rabu, 18 Maret 2026 - 13:23:00 WIB
Lalu Lintas Tol Cipali Tersendat, Banyak Mobil Berhenti di Bahu Jalan 
Lalu lintas di KM 129 Tol Cipali tersendat pada puncak arus mudik Lebaran 2026. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

CIREBON, iNews.id - Lalu lintas di KM 129 ruas Tol Cikopo–Palimanan (Cipali) tersendat pada puncak arus mudik Lebaran 2026, Rabu (18/3/2026). Perlambatan terjadi akibat sejumlah mobil berhenti di bahu jalan.

Selain itu, volume lalu lintas juga meningkat. Kondisi tersebut memicu kemacetan dan mengganggu kelancaran lalu lintas.

Maka dari itu, pengguna jalan diimbau untuk tidak berhenti di bahu jalan kecuali dalam kondisi darurat. Pengendara disarankan memanfaatkan rest area terdekat atau keluar melalui gerbang tol untuk beristirahat apabila kapasitas parkir di rest area penuh.

Pengguna jalan juga tidak perlu khawatir terkait biaya tambahan saat keluar masuk tol untuk beristirahat. Dengan sistem transaksi tertutup, tarif tol tetap dihitung berdasarkan jarak tempuh perjalanan, sehingga total biaya tidak akan berubah.

Selain itu, pengguna jalan diimbau memastikan kondisi fisik tetap prima serta kendaraan dalam kondisi layak sebelum melanjutkan perjalanan. Sebagai informasi, memasuki H-3 Lebaran, arus mudik di ruas Tol Cikopo–Palimanan (Tol Cipali) mengalami lonjakan signifikan seiring pemberlakuan rekayasa lalu lintas one way. 

Berdasarkan data yang diterima iNews.id sejak pukul 00.00 hingga 09.00 WIB, tercatat sekitar 47.000 kendaraan melintas Gerbang Tol Cikopo menuju Cirebon. Jumlah tersebut meningkat drastis hingga 97 persen dibandingkan periode yang sama pada hari sebelumnya. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut