Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ada Ledakan hingga Asap di KRL Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik
Advertisement . Scroll to see content

Ledakan Gas di Kebon Jeruk Rusak 9 Rumah, 7 Orang Luka-Luka

Jumat, 06 November 2026 - 10:18:00 WIB
Ledakan Gas di Kebon Jeruk Rusak 9 Rumah, 7 Orang Luka-Luka
Ledakan gas Kebon Jeruk, Jakarta Barat, menyebabkan sembilan rumah rusak dan tujuh orang mengalami luka-luka. (foto: Dok BPBD)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Ledakan tabung gas mengguncang permukiman warga di Jalan Gang Guji Baru, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Insiden tersebut menyebabkan sembilan rumah rusak dan tujuh orang mengalami luka-luka.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Marulitua Sijabat mengatakan, ledakan terjadi pada Kamis (5/11/2026) pukul 04.20 WIB.

“Pada hari Kamis tanggal 5 November 2026 pukul 04.20 WIB, telah terjadi ledakan di rumah warga yang diduga akibat ledakan gas. Sehingga mengakibatkan korban 7 orang terluka,” katanya saat dikonfirmasi, Jumat (6/11/2026).

Marulitua menjelaskan, ledakan diduga bermula saat seorang warga bernama Sauti hendak menyalakan kompor. Namun, saat itu diduga terjadi kebocoran gas yang kemudian memicu ledakan.

“Kronologi berawal saat Ibu Sauti akan menyalakan kompor diduga ada kebocoran gas, yang mengakibatkan ledakan,” ujarnya.

Akibat kejadian tersebut, sebanyak sembilan rumah mengalami kerusakan. Rinciannya, empat rumah rusak berat dan lima rumah lainnya rusak ringan.

Selain kerusakan bangunan, tujuh warga mengalami luka-luka. Seluruh korban langsung dievakuasi ke sejumlah rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

“Objek terdampak 4 rumah rusak berat dan 5 rumah rusak ringan. Korban luka ada 7 orang, korban dibawa ke RS Polri, RS Pelni dan RS Ukrida. Untuk beberapa korban masih berada di rumah sakit,” katanya.

Ledakan tersebut juga berdampak pada warga sekitar hingga menyebabkan puluhan orang harus mengungsi. Petugas masih melakukan penanganan terhadap dampak kejadian tersebut.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut