Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : HUT ke-18 Gerindra, Prabowo Ajak Kader Berjuang dan Setia kepada Rakyat
Advertisement . Scroll to see content

LPDB KUMKM Beri Apresiasi Tenaga Medis di Hari Kesehatan Nasional 2020

Kamis, 12 November 2020 - 22:57:00 WIB
LPDB KUMKM Beri Apresiasi Tenaga Medis di Hari Kesehatan Nasional 2020
Bakti sosial (Foto: Dok LPDB KUMKM)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Lembaga Pengelola Dana Bergulir, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) memberikan apresiasi khusus kepada para tenaga medis nertepatan dengan Hari Kesehatan Nasional ke-56 tahun 2020. Acara tersebut digelar di Klinik LPDB KUMKM bertajuk Gerakan Tepuk Tangan 56 Detik.

Selain memberikan tanda mata bunga mawar, seluruh jajaran memberikan tepuk tangan bagi empat orang tenaga medis, yaitu dua orang dokter dan dua orang perawat.

"Langkah ini sebagai bentuk apresiasi dan rasa terimakasih kami kepada para tenaga medis atas pengabdian dan dedikasinya menjaga kesehatan seluruh jajaran LPDB KUMKM," kata Direktur Utama LPDB KUMKM Supomo, kepada wartawan di Jakarta, Kamis (12/11).

Terlebih lagi, di tengah pandemi Covid-19 yang masih menerpa negeri hingga saat ini. "Jasa mereka sangat besar bagi kami, dalam menjaga kesehatan. Apalagi, kami sering ke luar daerah dalam menjalankan kewajiban menyalurkan dana bergulir ke seluruh Indonesia," ujar Supomo.

Oleh karena itu, lanjut Supomo, LPDB KUMKM terbilang ketat dalam menerapkan Protokol Kesehatan. Yaitu, mencuci tangan, jaga jarak, dan memakai masker. “Kewajiban menerapkan Prokes tidak hanya untuk seluruh karyawan, melainkan juga para tamu yang datang," kata Supomo.

Bahkan, bila ada tamu yang terdeteksi suhu badannya di atas 37 derajat celcius, akan diarahkan untuk melakukan Rapid Test di Klinik LPDB KUMKM. Sedangkan untuk karyawan, dilakukan secara rutin setiap sebulan sekali, termasuk wajib Rapid Test bila akan dinas luar kota.

"Dalam menjaga dan menerapkan Protokol Kesehatan, kita bekerjasama dan berkoordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19 DKI Jakarta," kata Supomo.

Supomo menambahkan, sepanjang periode Maret hingga saat ini, tercatat ada 15 orang karyawan yang positif terjangkit Covid-19. "Namun, dengan penanganan yang baik dan profesional, mereka sekarang sudah sembuh dan sudah beraktifitas kembali," kata Supomo. (CM)

Editor: Muhammad Fida Ul Haq

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut