Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kubu Jokowi Desak Polisi Segera Tahan Roy Suryo cs: RRT Siap-Siap Kau!
Advertisement . Scroll to see content

Ma'ruf Amin Hadiri Haul Syeikh Abdul Qodir Jaelani

Sabtu, 05 Januari 2019 - 23:11:00 WIB
Ma'ruf Amin Hadiri Haul Syeikh Abdul Qodir Jaelani
Cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin menghadiri Manaqib Kubro dan Haul Tuan Syeikh Abdul Qodir Jaelani di Pondok Pesantren (Ponpes) Roudhoh Al-Hikam, Cibinong, Sabtu (5/1/2019) malam. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

BOGOR, iNews.id - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 01 Ma'ruf Amin menutup rangkaian kegiatannya di Bogor, Jawa Barat, dengan menghadiri Manaqib Kubro dan Haul Tuan Syeikh Abdul Qodir Jaelani di Pondok Pesantren (Ponpes) Roudhoh Al-Hikam, Cibinong, Sabtu (5/1/2019) malam.

Ma'ruf diterima Pimpinan Ponpes Roudhoh Al-Hikam, Cibinong KH Zein Zarnuji beserta pengurus dan santri. "Malam ini saya merasa berbahagia mudah-mudahan ikut memeroleh berkahnya majelis malam ini," katanya Sabtu malam.

Dia mengatakan, santri Ponpes Roudhoh Al-Hikam beserta umat Muslim patut bersyukur masih memiliki ulama-ulama seperti KH Zein Zarnuji. Menurut dia, KH Zein Zarnuji memiliki keilmuan tinggi dan kedekatan dengan Allah SWT, sehingga umat Muslim memiliki bimbingan.

"Insya Allah kita selamat dunia dan akhirat," ujar ketua umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini.

Ulama, Ma'ruf menjelaskan, merupakan penerus Nabi Muhammad, yang mengajak orang jahiliyah kembali ke jalan Allah. Tanpa ulama, umat bisa kehilangan arah.

"Ulama itu kalau wafat dipanggil Allah SWT, ilmunya dibawa. Kalau tidak ada orang alim, orang akan mengangkat pemimpin yang bodoh," kata Ma'ruf.

Oleh karena itu, dia mengungkapkan, banyak pondok pesantren didirikan di mana-mana, untuk mempersiapkan generasi penerus ulama. Dia pun mengimbau masyarakat agar mengirimkan anaknya ke pesantren, agar ada yang meneruskan perjuangan Nabi Muhammad.

"Kalau punya anak tiga, satu dikirimkan ke pesantren. Kalau punya anak lima, satu kirim ke pesantren. Tapi kirim anak yang pintar ke pesantren, agar menjadi wali yang pintar, karena tugas kiai berat, harus mengajak, menuntun manusia keluar dari jahiliyah," ujar Ma'ruf.

Editor: Djibril Muhammad

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut