Ma'ruf Amin Patok Target Suara Nasional 70 Persen, Ini Ukurannya
SURABAYA, iNews.id - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 01 Ma'ruf Amin mematok target tinggi terkait perolehan suara pada Pilpres 2019 yakni sebesar 70 persen. Ukurannya, merujuk keberhasilan pembangunan infrastruktur di era Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).
Apalagi, berdasarkan sejumlah hasil survei, derajat kepercayaan rakyat Indonesia angkanya mencapai 70 persen. "Jadi minimal 70 persen suara dari masyarakat di seluruh Indonesia sudah pasti kami dapat di Pemilihan Umum Presiden mendatang," katanya di Surabaya, Kamis (24/1/2019).
Angka yang sama juga dipatok untuk Jawa Timur (Jatim). "Apalagi sudah banyak komunitas relawan pemenangan Jokowi-Ma'ruf yang terbentuk di Jawa Timur. Maka perolehan suara di Jawa Timur harus lebih dari 70 persen," ujarnya.
Salah satu agenda kampanye Ma'ruf Amin di Surabaya hari ini adalah meresmikan Rumah Kerja Bhinneka Nusantara Jokowi-Ma'ruf (Jokma) Jawa Timur, sekaligus mengukuhkan para relawannya.
Survei Indikator: Pemilih Prabowo Terbelah, Ada yang Dukung Jokowi
"Relawan Jokma ini sebelumnya telah terbentuk di Jawa Barat, Kalimantan Timur dan Sulawesi. Dengan terbentuknya relawan Jokma di Jawa Timur, tinggal memperbesar perolehan suara kami nanti di Pemilihan Umum Presiden," katanya.
Mantan rais aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini menjanjikan Indonesia akan lebih maju jika kepemimpinan Presiden Jokowi dilanjutkan hingga periode lima tahun ke depan.
"Pak Jokowi telah mewujudkan infrastruktur jalan Trans Jawa, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua. Selain itu, juga telah mewujudkan Kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat, dan Kartu Keluarga Harapan," ujar Ma'ruf.
Semua yang telah diwujudkan Presiden Jokowi, dia mengilustrasikannya sebagai pembentukan fondasi atau dasar sebuah bangunan.
"Kalau kepemimpinan Jokowi dilanjutkan lagi sampai lima tahun ke depan, manfaat dan maslahat dari seluruh pondasi yang telah terbangun itu akan menjadikan Indonesia lebih maju. Kalau kepemimpinan Presiden Jokowi tidak dilanjutkan, maka pondasi yang telah terbangun akan mangkrak," katanya.
Jokowi-Ma'ruf akan berkontestasi di Pemilihan Umum Presiden 2019, yang dijadwalkan berlangsung pada 17 April, berhadapan dengan pasangan calon nomor urut 02, yaitu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Editor: Djibril Muhammad