Marak Pengemis Eksploitasi Anak jelang Lebaran, MUI Minta Pemerintah Turun Tangan
JAKARTA, iNews.id - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Perempuan, Remaja dan Keluarga (PRK), Siti Ma'rifah menyoroti maraknya pengemis musiman yang kerap mengeksploitasi anak jelang Idulfitri 1447 H. Dia meminta pemerintah melakukan penertiban hingga mengambil tindakan preventif terhadap fenomena tersebut.
"Selain melakukan langkah-langkah penertiban, tetapi juga langkah-langkah preventifnya. Jadi secara mental bagaimana kita mengajarkan (anak) untuk menjadi orang yang tangan di atas," kata Ma'rifah dalam keterangannya, dikutip Jumat (13/3/2026).
Dia mengaku prihatin anak kerap dieksploitasi untuk menjadi pengemis musiman. Dia mendorong agar pemerintah memberikan perhatian serius terhadap masalah ini.
"Bukan hanya penertiban, melainkan pembinaan, karena anak-anak ini kan dieksploitasi ya, bukan keinginannya. Nah itulah yang harus dilakukan pendekatan lintas sektoral," katanya.
H-7 Lebaran! Pemudik Mulai Padati Tol Pejagan, Arus Kendaraan Meningkat
Dia menekankan, mentalitas dan prinsip anak harus diajarkan menjadi pemberi bukan peminta.
Mudik Lebaran 2026, Polda Jateng Hadirkan TAC dan Layanan AI Chat Sipolan
Untuk itu, Ma'rifah menilai, semua pihak harus mengambil bagian untuk pengentasan kemiskinan sebagai akar masalah terjadinya pengemis musiman yang kerap mengeksploitasi anak.
"Kalau akar masalahnya ini tidak diselesaikan (akan terulang). Jadi baik mentalnya maupun akar masalah kemiskinannya itu harus sama-sama dilakukan," ujarnya.
Editor: Rizky Agustian