Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Partai Perindo Ungkap Sejumlah Tantangan yang Harus Jadi Fokus Calon Panglima TNI
Advertisement . Scroll to see content

Marsekal Hadi: Teknologi Informasi Ubah Perspektif Pertahanan Negara

Rabu, 06 Desember 2017 - 14:17:00 WIB
Marsekal Hadi: Teknologi Informasi Ubah Perspektif Pertahanan Negara
KSAU Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. (Foto: Koran Sindo/dok)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan gambaran dinamika lingkungan strategis dalam lingkup regional dan global saat memulai uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper tes) di DPR. Marsekal Hadi antara lain menyoroti perkembangan teknologi informasi (TI).

Dalam paparannya Marseka Hadi menjelaskan, dinamika lingkungan strategis secara langsung dan berkelanjutan akan memengaruhi pengambilan kebijakan dan cara-cara bertindak oleh semua penyelenggara negara.

Sejumlah perkembangan yang perlu dicermati adalah teknologi informasi, komunikasi, dan transportasi. Menurut jenderal kelahiran Malang ini, ketiga hal tersebut telah mengubah model interaksi yang paling hakiki antarmanusia bahkan antarnegara.

"Lebih jauh dampak perubahan besar ini telah memunculkan bentuk-bentuk friksi bahkan konflik baru yang berbeda dari apa yang pernah ada pada sebelumnya" kata Hadi di ruang rapat Komisi I DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (6/12/2017).

Berdasarkan hal tersebut, kemungkinan bakal muncul fenomena-fenomena baru yang dengan sendirinya akan  mengubah perspektif ancaman terhadap pertahanan negara.

”Untuk menghadapi kondisi tersebut, TNI perlu mentransformasi dirinya menjadi suatu organisasi pertahanan negara yang profesional, modern, dan tangguh,” katanya. Adapun untuk menjadikan TNI sesuai dengan semangat transformasi tersebut, diperlukan payung hukum yang kuat.

Hadi Tjahjanto diusulkan Presiden Joko Widodo sebagai calon panglima TNI untuk menggantikan Jenderal TNI Gatot Nurmantyo yang segera memasuki masa pensiun. Uji kepatutan dan kelayakan di Komis I DPR akan dibagi dalam tiga sesi.

Menurut Hadi, penyesuaian doktrin yang integratif, pengembangan sumber daya manusia berjiwa ksatria, militan, loyal, dan profesional yang dilengkapi kelengkapan alusista modern dibutuhkan TNI di masa mendatang. Dengan demikian TNI dapat melaksanakan tugas-tugasnya dengan baik sebagaimana diamanatkan oleh konstitusi.

Editor: Zen Teguh

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut