Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : PBB Terancam Bangkrut, Kemlu: Kita Telah Melaksanakan Kewajiban Kita
Advertisement . Scroll to see content

Masalah Keuangan, Surat Kabar Tertua Malaysia Berhenti Terbit Setelah 80 Tahun

Selasa, 20 Agustus 2019 - 14:27:00 WIB
Masalah Keuangan, Surat Kabar Tertua Malaysia Berhenti Terbit Setelah 80 Tahun
Koran Utusan Malaysia berhenti terbit mulai Rabu 21 Agustus (Foto: The Star)
Advertisement . Scroll to see content

KUALA LUMPUR, iNews.id - Surat kabar tertua di Malaysia, Utusan Malaysia, berhenti terbit terhitung mulai Rabu (21/8/2019). Artinya, Selasa (20/8/2019) menjadi hari terakhir bagi Utusan menyampaikan informasi ke publik.

Penutupan bisnis ini merupakan keputusan terakhir setelah grup media yang menaunginya Utusan Group mengalami masalah keuangan.

Selain koran Utusan Malaysia, ada tiga surat kabar lain di bawah Utusan Group yang berhenti terbit, yakni Mingguan Malaysia, Kosmo!, dan Kosmo! Ahad. Bukan hanya edisi cetak, tapi media online grup itu juga berhenti tayang.

Kepala Serikat Jurnalis Nasional Utusan Malaysia Taufek Razak mengatakan, CEO Utusan Group Abdul Aziz Sheikh Fadzir menyampaikan bahwa perusahaan tak memiliki uang lagi. Pernyataan itu disampaikan dalam pertemuan yang dihadiri perwakilan staf dan kementerian tenaga kerja pada Senin (19/8/2019).

"Kami diberi tahu bahwa perusahaan tidak memiliki uang untuk menggaji staf atau melanjutkan usaha ini lagi," kata Taufek, dikutip dari The Star, Selasa (20/8/2019).

Diketahui, Utusan Group belum membayar gaji karyawan sejak Juni. Bahkan, sebelum bulan tersebut, pembayaran gaji karyawan tersendat dan telat. Gaji bagi para pejabat perusahaan terlambat 2 bulan dan diangsur. Pembayaran terakhirnya yakni 2.000 ringgit dilunasi pada Juni.

Utusan Malaysia, dulu bernama Utusan Melayu, merupakan surat kabar pertama yang lahir pada 1939 di Singapura (saat itu Malaysia dan Singapura masih bersatu).

Pendirinya adalah Yusof Ishak yang kemudian menjadi presiden pertama Singapura. Tokoh pendiri lain adalah Abdul Karim Kajai yang juga dikenal sebagai Bapak Jurnalistik Malaysia.

Utusan Malaysia pindah ke Kuala Lumpur pada 1959. Versi romanisasi Utusan Melayu, yakni Utusan Malaysia, pertama kali naik cetak pada 1 September 1967.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut