Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Teks Khutbah Jumat 2 Oktober 2026 / Rabiul Akhir 1448 H Paling Bagus dan Singkat
Advertisement . Scroll to see content

Massa FUIB Kumpul di Menteng Bakal Bubarkan Konferensi Pers Sukmawati

Rabu, 04 April 2018 - 14:19:00 WIB
Massa FUIB Kumpul di Menteng Bakal Bubarkan Konferensi Pers Sukmawati
Sukmawati Soekarnoputri saat membacakan puisi "Ibu Indonesia", 28 Maret 2018. (Foto: Okezone/Youtube).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) mengancam bakal membubarkan konferensi pers (konpers) yang akan digelar Sukmawati Soekarnoputri di Warung Daun Cikini, Jakarta, Rabu (4/4/2018) siang ini. FUIB kini sedang menunggu anggota mereka berkumpul di Jalan Menteng Raya 58 Jakarta Pusat.

”Sekarang temang-teman sudah mulai berdatangan. Kita tunggu dulu, pukul 15.00 WIB nanti kita bergerak. Kita hadang Sukmawati,”kata Koordinator Lapangan FUIB Rahmat Himran dikonfirmasi  iNews.id, Kamis (4/4/2018).

Rahmat menegaskan, puisi Sukmawati berjudul "Ibu Indonesia" dianggap sangat keterlaluan karena telah melecehkan islam. FUIB, kata dia, tidak bisa menolerir penistaan itu.

”Ngapain dia konpres-konpres segala. Paling mau bela diri, sejak awal tidak mau minta maaf. Ini sudah sangat keterlaluan, melecehkan islam,” kata dia. Rahmat menegaskan bahwa FUIB tetap akan melaporkan kasus ini ke kepolisian. Bahkan seandainya Sukmawati minta maaf, pihaknya tidak akan mengurungkan niat.

”Catat ya, Kamis besok pukul 13.00 WIB kami akan datang ke Bareskrim Polri di Gambir untuk melaporkan Sukmawati. Minta maaf atau tidak, tetap kami laporkan,”ancamnya.

Sukmawati menuai kontroversi setelah membacakan puisi berjudul "Ibu Indonesia" dalam acara 29 Tahun Anne Avantie Berkarya di pergelaran Indonesia Fashion Week 2018, 28 Maret 2018.

Dalam puisinya, Sukmawati membandingkan antara cadar dengan sari konde ibu Indonesia. Menurutnya, sari konde lebih indah dibanding cadar. Dia juga menyebut suara kidung ibu Indonesia lebih elok dan merdu ketimbang suara azan.

Dampak dari kontroversi itu, Sukmawati hari ini berencana menggelar konferensi pers di Cikini, pukul 15.00 WIB. Adapun putra tertua Bung Karno, Guntur Soekarnoputra sebelumnya turut memberikan klarifikasi atas puisi tersebut.

Menurut Guntur, puisi Sukma tidak mewakili keluarga besar Bung Karno. Seluruh anak-anak Soekarno, kata dia, dididik sesuai ajaran dan syariat islam.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Wakapolri Jenderal Pol Syafruddin mengimbau kepada Sukmawati untuk meminta maaf dan menjelaskan secara jernih perihal puisi tersebut.  Dengan demikian, masyarakat akan mengerti tentang apa yang dimaksudnya. Bila tentu tidak ada niat untuk melecehkan umat islam, tentu perlu dijelaskan.

”Jadi, oleh karenanya dengan permohonan maaf yang beliau sampaikan dengan setulusnya dengan seikhlasnya, secara terbuka mudah mudahan ini akan bisa meredam kontroversi pandangan yang belakangan ini terjadi," kata Syafruddin seusai bertemu dengan Menag di Jakarta, Kamis (4/4/2018).

Editor: Zen Teguh

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut