Megawati Jengkel Dengar Kelompok Keluarga Ingin Maju Jadi Kepala Daerah

Irfan Ma'ruf ยท Rabu, 19 Februari 2020 - 20:45 WIB
Megawati Jengkel Dengar Kelompok Keluarga Ingin Maju Jadi Kepala Daerah

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. (Foto: ANTARA)

JAKARTA, iNews.id – Ketua Umum Megawati Soekarnoputri mengaku pusing mendengar adanya kelompok keluarga pejabat yang ingin maju di Pilkada 2020 melalui PDIP. Dia menilai fenomena semacam itu sebagai upaya membangun dinasti politik.

Dalam pidato politik di Kantor DPP PDIP, Jakarta, hari ini, Megawati mengatakan bahwa peta politik pada 2024 akan berubah dan memerlukan regenerasi yang akan diisi oleh kalangan milenial. Namun, dia mengaku kesal jika regenerasi dilanjutkan oleh keluarga atau kerabat dari pejabat yang tengah menjabat.

“2024 akan terjadi regenerasi. Benar, kita ini sudah fading away, yang mesti maju itu yang didorong itu anak-anak muda. Tapi berhentilah, kalau kalian punya anak, anaknya itu enggak bisa, jangan dipaksa-paksa. Jengkel lho saya. Lha iya lho, ngapain sih kayak enggak ada orang? Kader itu ya anak kalian juga lho. Gimana yo?” kata Mega di Jakarta, Rabu (19/2/2020).

Megawati menekankan agar proses regenerasi tersebut tidak dijadikan sebagai momentum untuk membangun dinasti politik dengan memaksakan calon yang diusung dari keluarga hingga kerabat dari petinggi partai banteng. “Ya kalau enggak anakne (anaknya), kalau ndak istrine (istrinya), kalau enggak ponakane (keponakannya),” jelsnya.

Kemudian dia menyinggung bahwa putrinya Puan Maharani bisa menjabat sebagai ketua DPR karena kerja kerasnya yang mendapat suara terbanyak dalam Pemilu 2019. Dia mengklaim tidak pernah memaksa Puan untuk menjadi sesuatu yang dia inginkan. “Ada orang yang ngomong Mbak Puan jadi Ketua DPR itu saya yang angkat-angkat, mana mungkin? Memang suarannya gede. Enggak ada yang bisa nahan. Begitu,” ujarnya menambahkan.

Mega memastikan, PDIP hanya akan mencalonkan kerabat dari petinggi partai untuk terakhir kalinya dalam Pilkada serentak 2020. Setelah itu, kata dia, partai banteng akan mencalonkan para milenial dalam Pemilu 2024. “Ini terakhir saya beri kesempatan seperti ini. Tapi 2024, saya berkehendak, semuanya itu anak-anak muda yang maju. Sudah, cukuplah. Jangan pula mencari-cari tempat,” ujarnya.


Editor : Ahmad Islamy Jamil