Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tambang Emas di Bogor Meledak, Petugas Belum Bisa Masuk karena Kadar CO2 Tinggi
Advertisement . Scroll to see content

Mencekam! Asap Tebal Muncul dari Tambang Emas di Bogor, Banyak Pekerja Dilaporkan Terjebak 

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:11:00 WIB
Mencekam! Asap Tebal Muncul dari Tambang Emas di Bogor, Banyak Pekerja Dilaporkan Terjebak 
Sejumlah pekerja tambang dilaporkan terjebak di dalam area IUP Blok Cepu, Kecamatan Nanggung, Bogor, Rabu (14/1/2026) setelah munculnya asap tebal tiba-tiba. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sejumlah pekerja tambang dilaporkan terjebak di dalam area Izin Usaha Pertambangan (IUP) Blok Cepu, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Rabu (14/1/2026). Insiden tersebut terjadi setelah munculnya asap tebal secara tiba-tiba di lokasi tersebut.

Kabar ini diketahui dalam laporan resmi yang disampaikan Camat Nanggung, Ae Saepuloh. Dia mengatakan, jumlah serta kondisi korban yang terdampak belum bisa dipastikan hingga laporan tersebut disusun.

"Munculnya asap tebal di lokasi tersebut yang menyebabkan terjebaknya para pekerja," kata Saepuloh dalam keterangannya dikutip, Rabu (14/1/2026)

Dia menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi langsung untuk menangani situasi darurat ini. 

Saepuloh menyatakan, pihak PT Antam akan segera melakukan identifikasi dan penanganan karena lokasi kejadian berada di dalam wilayah operasional mereka.

"PT Antam akan melakukan identifikasi kejadian tersebut karena masih dalam wilayah tambang IUP PT Antam," ucapnya.

Lebih lanjut, Saepuloh mengatakan, lokasi Blok Cepu diketahui cukup jauh dari pusat administrasi, yakni berjarak kurang lebih 15 kilometer dari kantor utama PT Antam di Nanggung.

"Sebagai tambahan informasi bahwa Blok Cepu sebagaimana disebutkan berjarak +/- 15 km dari kantor admin PT Antam," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut