Mengenal Kartu NU, dari Identitas Nahdliyin hingga Berfungsi ATM
JAKARTA, iNews.id - Kartu Tanda Anggota NU (Kartu NU/Kartanu) mendadak jadi komoditas politik belakangan ini. Setelah ramai dibahas pascabatalnya Mahfud MD sebagai cawapres Joko Widodo, kali ini Kartu NU disebut lagi saat capres Prabowo sowan ke PBNU.
Seusai menerima kedatangan Prabowo dan Sandiaga Uno, Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj menuturkan, PBNU dalam waktu dekat bakal memberikan kartu anggota NU kepada Prabowo.
"Insya Allah sedang disiapkan kartu anggota PBNU untuk Pak Prabowo. Kalau Mas Sandi sudah. Mertua Mas Sandi NU, betul punya Masjid At-Taqwa dan ibundanya dari Cirebon," ujar Said Aqil di kantor PBNU, Kramat Raya, Jakarta, Kamis (16/8/2018).
Sebelumnya, dalam sebuah acara di televisi swasta Mahfud MD menyebut Said Aqil memberikan perlakuan berbeda antara dirinya dengan mantan Ketua DPR Setya Novanto. Menurut Mahfud, Said memberikan Kartu NU kepada Setnov, sementara dirinya hingga kini tidak diakui sebagai kader NU.
Berdasarkan data yang dirangkum iNews.id, Kartu NU menjadi identitas anggota bagi Nahdliyin (warga NU). Kartu ini telah berevolusi menjadi modern.
Dari sekadar lembaran kertas biasa berwarna dasar hijau dan logo NU disertai identitas pemiliknya (mirip KTP lama/bukan e-KTP), Kartu NU kini menjadi kartu dengan banyak fungsi. Salah satunya menjadi kartu ATM. PBNU menggandeng beberapa bank BUMN untuk menerbitkan kartu yang berfungsi sebagai alat pembayaran itu.
Mengutip laman PBNU, Kartu NU modern diluncurkan pada Juni 2016. “Target kami dalam setahun pertama minimal 1 juta warga NU berkartanu (Kartu NU). Tahun 2026 atau tepat satu abad NU nanti minimal 100 juta warga NU berkartanu. Bismillah mudah-mudahan,” ujar Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini, dikutip Kamis (16/8/2018).
Dia menjelaskan, Kartu NU memiliki sembilan fungsi. Berikut perinciannya:
1.Sebagai kartu identitas (one identity number of NU).
2.Berfungsi sebagai kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM).
3.Menjadi basis database warga NU.
4.Layaknya tabungan syariah pada umumnya, Kartu NU juga bisa difungsikan sebagai tabungan haji dan umrah.
5.Bisa berfungsi sebagai alat pembayaran.
6.Pemegang Kartu NU bisa mendapatkan fasilitas diskon di beberapa gerai belanja. Diskon yang sama bisa juga diperoleh saat berhubungan dengan PTNU dan RSNU di semua daerah.
7.Berfungsi sebagai asuransi. Apabila ada warga NU yang terkena musibah akan mendapatkan santunan.
8.Menjadi sarana bisnis antarwarga, mirip dengan aplikasi jual-beli online pada umumnya.
9.Kartu NU sekaligus bisa untuk tabungan masa depan. PBNU menyiapkan tazak (tabungan zakat), takur (tabungan kurban), tawaf (tabungan wakaf infaq dan sedekah), dan kolam (kotak amal masjid dan musala).
Menariknya, E-Kartanu berbasis Android dan IOS bisa diunduh secara gratis melalui Play Store dan App Store. Dalam peluncuran pada dua tahun lalu, Said Aqil menyebut Kartu NU sebagai terobosan luar biasa.
Editor: Zen Teguh