Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menhan China Dong Jun Kunjungi Menhan Sjafrie, Disambut Upacara Kenegaraan
Advertisement . Scroll to see content

Menhan Sjafrie Undang Militer China Ikut Latihan Bersama Heping Garuda

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:32:00 WIB
Menhan Sjafrie Undang Militer China Ikut Latihan Bersama Heping Garuda
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin mengundang militer China mengikuti latihan bersama TNI dalam Heping Garuda sebagai bagian penguatan kerja sama pertahanan. (Foto: Riyan Rizki)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin mengundang Angkatan Bersenjata Republik Rakyat Tiongkok (RRT) untuk mengikuti latihan bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada ajang Heping Garuda.

Undangan ini disampaikan Sjafrie setelah bertemu Menteri Pertahanan China Laksamana Dong Jun di Ruangan Bhinneka Tunggal Ika, Kementerian Pertahanan, Jakarta, Jumat (21/8/2026).

"Kami juga mengundang Angkatan Bersenjata Tiongkok untuk ikut serta di dalam latihan bersama seperti Heping Garuda yang merupakan salah satu bentuk konkret hubungan antara Tentara Nasional Indonesia dan Angkatan Bersenjata Republik Rakyat Tiongkok," kata Sjafrie.

Sjafrie menambahkan, Indonesia dan China telah menjalin kerja sama pertahanan melalui Defense Cooperation Agreement selama 19 tahun. Menurutnya, kerja sama tersebut akan terus ditingkatkan.

Peningkatan kerja sama pertahanan tidak hanya mencakup bidang materiil, tetapi juga penguatan kemampuan personel kedua negara.

"Jadi kita akan tingkatkan latihan bersama, kita akan tingkatkan sekolah, dan kita akan tingkatkan pertukaran prajurit TNI tidak hanya pada tingkat perwira, tapi juga di tingkat bintara dan tamtama dalam kaitan latihan bersama," tuturnya.

Selain latihan dan pertukaran personel, Indonesia juga akan meningkatkan kerja sama di bidang industri pertahanan dengan China.

"Kami juga akan terus meningkatkan kerja sama di bidang industri pertahanan antara Indonesia dan Tiongkok," ucap Sjafrie.

Sementara itu, Laksamana Dong Jun mengatakan, China dan Indonesia akan terus mempererat kerja sama pertahanan di bawah kepemimpinan Presiden Xi Jinping dan Presiden Prabowo Subianto.

"Kita akan bergandengan tangan, mempercepat pembangunan modernisasi pertahanan nasional, membangun benteng keamanan yang kokoh untuk pembangunan masing-masing. Memberikan lebih banyak kestabilan dan kepastian kepada dunia yang penuh perubahan dan gejolak," kata Dong Jun.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut