Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pasutri Pedagang Ayam Ngamuk di Kantor Pajak, Emosi Ditagih hingga Rp768 Juta
Advertisement . Scroll to see content

Menhan Ungkap Banyak Prajurit yang Rumahnya Lebih Buruk dari Pedagang Asongan

Senin, 25 November 2024 - 13:21:00 WIB
Menhan Ungkap Banyak Prajurit yang Rumahnya Lebih Buruk dari Pedagang Asongan
Raker Menhan dengan Komisi I DPR (foto: MPI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengungkapkan, masih banyak rumah prajurit TNI yang kondisinya kurang baik. Oleh karena itu, pemerintah terus berupaya meningkatkan kesejahteraan TNI.

Hal itu disampaikan Sjafrie saat rapat kerja bersama Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (25/11/2024). Ini merupakan raker perdana Sjafrie sebagai Menhan bersama DPR.

"Bapak-bapak boleh masih di Jakarta. Bapak bisa melihat satuan-satuan Kostrad rumahnya masih jauh lebih buruk dari para pedagang asongan. ini terjadi di Jakarta, belum lagi kalau kita melihat di wilayah-wilayah di luar Jawa," ucap Sjafrie.

Menhan menegaskan, tugasnya bukan hanya terkait alat utama sistem pertahanan (alutsista) saja, tetapi juga soal kesejahteraan prajurit.

"Kita tidak hanya mengurusi peralatan militer agar supaya TNI kuat, tetapi kita juga harus memelihara dan merawat personel yang ada, bagaimana asuransi kesehatan, bagaimana perumahan," ujar Sjafrie.

Menurutnya, Presiden Prabowo Subianto sangat memberikan perhatian terhadap isu kesejahteraan TNI. Oleh karena itu, dia meminta para anggota komisi di bidang pertahanan DPR ini untuk mendukung peningkatan kesejahteraan prajurit.

"Kemenhan sudah melaporkan kepada Bapak Presiden agar kita selain membina alat utama sistem senjata, juga layaknya kita membina prajurit-prajurit kita dan keluarganya. Dan ini sudah mendapatkan atensi presiden, tinggal memerlukan dukungan dari bapak-bapak dan ibu-ibu anggota Komisi I DPR," ujarnya.

Sjafrie memastikan, Kemhan dan TNI akan mengedepankan prinsip akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan anggaran.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut