Menhub Minta Publik Tak Berspekulasi soal Kebakaran KMP Batumandi, KNKT Turun Tangan
CILEGON, iNews.id - Menteri PerhubunganDudy Purwagandhi meminta masyarakat tidak berspekulasi mengenai penyebab kebakaran Kapal Motor Penumpang (KMP) Batumandi di alur masuk penyeberangan Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten. Penyebab kebakaran masih diselidiki Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) bersama kepolisian.
Dudy menegaskan, hasil investigasi diperlukan untuk mengungkap penyebab insiden secara objektif sekaligus menjadi dasar dalam menentukan langkah perbaikan keselamatan pelayaran.
"Kita serahkan proses investigasi kepada pihak yang berwenang. Hasil investigasi harus menjadi dasar untuk mengetahui penyebab kejadian secara objektif dan menentukan langkah perbaikan yang diperlukan. Yang terpenting saat ini adalah memastikan penanganan berjalan dengan baik dan aspek keselamatan menjadi perhatian utama," ujar Dudy dalam keterangan resmi, Rabu (21/10/2026).
Dia meminta semua pihak menunggu hasil pemeriksaan sebelum menyimpulkan penyebab kebakaran maupun menentukan pihak yang bertanggung jawab. Menurutnya, proses investigasi harus menjadi acuan agar penanganan insiden berjalan secara objektif.
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mendukung penanganan kebakaran dan pengamanan kapal. Koordinasi dilakukan sesuai kewenangan masing-masing pihak, termasuk dalam proses pemeriksaan lanjutan.
Dudy memastikan seluruh penumpang dan awak KMP Batumandi berhasil dievakuasi dengan selamat. Dia pun mengapresiasi petugas gabungan yang bergerak menangani insiden tersebut.
"Kami terus berkoordinasi untuk penanganan kebakaran dan pengamanan kapal bersama instansi terkait. Alhamdulillah seluruh penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi dengan selamat," kata Dudy.
Berdasarkan informasi awal dari Vessel Traffic Service (VTS) Merak, KMP Batumandi berangkat dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak pada pukul 14.32 WIB. Laporan kebakaran diterima sekitar pukul 16.15 WIB ketika kapal berada di alur masuk penyeberangan Merak.
Sejumlah unsur dikerahkan untuk membantu pemadaman dan evakuasi, mulai dari kapal tunda dan kapal penyeberangan hingga unsur Bea Cukai. Petugas gabungan dari otoritas pelabuhan, Basarnas, kepolisian, serta instansi terkait lainnya turut terlibat dalam penanganan.
Dudy menekankan, keselamatan harus menjadi prioritas dalam setiap tahapan penanganan insiden. Kemenhub juga memandang evaluasi keselamatan pelayaran perlu dilakukan untuk mengidentifikasi langkah pencegahan agar kejadian serupa dapat diminimalkan.
Evaluasi tersebut mencakup kepatuhan terhadap standar keselamatan, kesiapan kapal dan awak, serta penerapan prosedur keselamatan secara konsisten. Namun, penyebab kebakaran KMP Batumandi tetap menunggu hasil investigasi dari pihak berwenang.
Editor: Donald Karouw