Menhut Ungkap Arahan Prabowo: Pagar TN Way Kambas 138 Km Ditargetkan Rampung Akhir 2026
JAKARTA, iNews.id - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menargetkan pembangunan pagar pembatas atau barrier di Taman Nasional (TN) Way Kambas diselesaikan akhir 2026. Pembangunan pembatas ini menjadi perhatian Presiden Prabowo Subianto untuk mengakhiri konflik antara manusia dan gajah yang telah terjadi selama 43 tahun.
“Masalah yang dihadapi di Taman Nasional Way Kambas termasuk yang paling penting adalah konflik konflik antara gajah dan manusia ini sudah berlangsung berapa puluh tahun, ada yang ingat tahun berapa? Tahun 1983, berarti sudah 43 tahun,” kata Raja Juli dalam kegiatan soft launching pembatas TN Way Kambas di Lampung Timur, Kamis (26/3/2026).
Raja Juli telah melaporkan kondisi dan persoalan yang terjadi kepada Prabowo. Dia mengatakan, sejumlah kepala desa dan camat semula hanya mengusulkan 11 km untuk pembangunan pembatas, namun Prabowo mengintruksikan pembangunan pembatas di sepanjang Way Kambas dengan total 138 km.
“Berkat laporan dari teman-teman taman nasional, diperkuat oleh Bu Bupati, diperkuat oleh Pak Gubernur, saya melapor ke Pak Presiden alhamdulillah hari ini dilakukan soft launching pembangunan pembatas Taman Nasional Way Kambas yang kita inginkan dari dulu,” ujarnya.
Prabowo Siapkan Pagar Raksasa di Taman Nasional Way Kambas, untuk Apa?
Dia memastikan pembangunan pembatas di TN Way Kambas ditargetkan selesai paling lambat pada akhir 2026. Pembatas ini diharapkan dapat mengakhiri konflik manusia dan gajah secara permanen yang sebelumnya menimbulkan kerugian ekonomi, keamanan, keselamatan, bahkan korban jiwa.
“Tidak perlu bertahap sampai beberapa tahun, paling lambat akhir tahun, 4-5 bulan ke depan akan selesai, paling lambat akhir tahun selesai,” tuturnya.
Raja Juli menyebut Prabowo mengintruksikan langsung kepadanya untuk membenahi seluruh taman nasional di Indonesia. Way Kambas menjadi perhatian khusus Prabowo yang akan dijadikan pilot project taman nasional lainnya.
“Pembangunan pembatas ini bagian dari rencana besar Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk membenahi Taman Nasional yang jumlahnya 57 taman nasional. Pak Presiden mengintruksikan pada saya untuk memperbaiki taman nasional kita, dan Way Kambas kita jadikan pilot project, percontohan, karena sekali lagi kecintaan Bapak Presiden Prabowo Subianto terhadap satwa liar sekaligus terhadap masyarakat Lampung,” tutur dia.
Editor: Rizky Agustian