Menkes Budi Ungkap Dicalonkan Prabowo jadi Dirjen WHO: Amanah dari Presiden
JAKARTA, iNews.id - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkap bahwa Presiden Prabowo Subianto mencalonkan dirinya sebagai Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) periode 2027-2032. Budi pun mengaku siap menjalankan amanat tersebut sebaik-baiknya.
"Itu kan amanah dari Bapak Presiden. Jadi pastilah saya akan kerja buat Bapak Presiden, apa pun tugas dari Beliau akan kita jalankan dengan sebaik-baiknya," kata Budi kepada wartawan dikutip, Jumat (28/8/2026).
Budi menyebut Indonesia selama ini belum pernah memiliki perwakilan resmi yang duduk sebagai pimpinan lembaga dunia di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Menurut dia, kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian Presiden Prabowo.
"Bapak Presiden menyampaikan kita tuh tidak pernah ada wakilnya yang duduk sebagai pimpinan lembaga tingkat dunia yang levelnya perserikatan PBB atau United Nations," tuturnya.Saat melihat peluang pencalonan Dirjen WHO, Prabowo kemudian menugaskan Budi untuk mengikuti proses tersebut.
"Jadi begitu Beliau melihat ini ada opportunity, ya saya ditugaskan di sana," kata dia.
Budi juga mengungkap adanya dorongan reformasi di sejumlah organisasi internasional. Dia mengatakan banyak negara anggota WHO memiliki pandangan serupa terkait kebutuhan pembenahan kelembagaan.
"Banyak negara-negara anggota juga yang melihat bahwa harus, harus ada reform lah di organisasi-organisasi tingkat dunia seperti ini, dan dia melihat Indonesia, ya mungkin di bawah pimpinan Bapak Presiden Prabowo, itu memiliki potensi itu," katanya.
Jika nantinya terpilih sebagai Direktur Jenderal WHO, Budi menyatakan siap meninggalkan jabatan Menteri Kesehatan.
Proses pemilihan Dirjen WHO sendiri masih panjang. Budi mengatakan keputusan akhir berada di tangan 194 negara anggota dalam Sidang World Health Assembly (WHA) ke-80 pada Mei 2027 di Jenewa, Swiss.
"Ya, kalau terpilih, kan belum tentu terpilih karena milih kan 194 negara anggota di bulan Mei," pungkasnya.
Budi Gunadi Sadikin resmi masuk dalam bursa calon Direktur Jenderal WHO periode 2027-2032. Nama Budi tercantum di laman resmi WHO sebagai salah satu prospective candidates yang diusulkan negara anggota.
Editor: Puti Aini Yasmin