Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : APBN Tekor Rp319 Triliun di September 2026, Menkeu Suahasil: Memang Didesain Defisit
Advertisement . Scroll to see content

Menkeu Suahasil Punya 3 Wakil, Apa Saja Tugasnya?

Jumat, 09 Oktober 2026 - 10:39:00 WIB
Menkeu Suahasil Punya 3 Wakil, Apa Saja Tugasnya?
Menkeu Suahasil memiliki tiga wakil. (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkap pembagian fokus kerja tiga Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), yakni Juda Agung, Nurkholisoh Ibnu Aman, dan Luky Alfirman. Ketiganya memiliki fokus berbeda, mulai dari sektor keuangan dan pembiayaan negara hingga penerimaan serta belanja negara.

Suahasil menjelaskan, lengkapnya formasi pimpinan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bukan berarti kewenangan dibagi-bagi di antara para wakil menteri. Menurut dia, penetapan fokus kerja tersebut bertujuan memperkuat koordinasi dan memastikan setiap sektor strategis mendapat perhatian.

“Saya ingin menyampaikan juga disini bahwa hari ini formasi lengkap, menteri dan 3 wamen. 3 Wamenkeu Pak Juda Agung, Wamenkeu Nurkholisoh dan Wamenkeu Luky Alfirman. Banyak yang nanya saya bagi tugasnya gimana Pak… saya mau nyampaikan di sini kalau kita nggak bagi-bagi, kita fokus kerja,” ujar Suahasil di Jakarta, Jumat (9/10/2026).

Dia kemudian memaparkan bidang yang menjadi perhatian utama masing-masing wakil menteri. Juda Agung mendapat fokus pada sektor keuangan, isu ekonomi internasional, dan strategi pembiayaan negara.

Sementara itu, Nurkholisoh Ibnu Aman bertanggung jawab mengawal fokus penerimaan negara. Cakupannya meliputi pendapatan negara, perpajakan, kepabeanan dan cukai, serta Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Adapun Luky Alfirman berfokus pada belanja negara, sistem perbendaharaan, dan Transfer ke Daerah (TKD).

“Fokus kerjanya adalah nih Pak Wamen Juda akan lebih banyak fokus pada sektor keuangan, isu internasional dan pembiayaan. Pak Wamen Nurkholis akan fokus pada penerimaan negara, pendapatan negara, penerimaan negara, kepabeanan, cukai, pajak, penerimaan negara bukan pajak, dan kita semua tahu bahwa betapa pentingnya aspek penerimaan negara ini untuk APBN. Dan Wamen Luky Alfirman akan fokus pada belanja, perbendaharaan, transfer ke daerah,” jelas Suahasil.

Meski memiliki fokus masing-masing, ketiga wakil menteri tetap akan bekerja sama dalam menangani persoalan lintas sektor. Suahasil menegaskan, pembagian fokus kerja tidak membatasi keterlibatan setiap pimpinan dalam isu di luar bidang utamanya.

Pengelolaan organisasi, sumber daya manusia (SDM), serta anggaran operasional Kemenkeu juga menjadi tanggung jawab bersama Menteri Keuangan dan ketiga wakilnya.

“Dan juga nanti kami semua berempat akan fokus pada, cover hubungan management, organisasi, SDM, anggaran kementerian keuangan sendiri dan juga berbagai macam hal lainnya,” kata Suahasil.

Dia menjelaskan, pola kerja tersebut diperlukan karena sejumlah persoalan strategis saling berkaitan. Isu ekonomi internasional, misalnya, dapat memengaruhi penerimaan negara. Begitu pula pengelolaan belanja dan perbendaharaan yang membutuhkan koordinasi dengan sektor keuangan.

“Karena sifatnya adalah fokus pekerjaan, berarti yang lainnya juga akan diperhatikan. Pak Wamen Nurkholis meskipun fokusnya adalah penerimaan, juga akan mencover, juga akan melihat soal issue internasional, karena issue internasional itu juga ada isu penerimaan; juga akan melihat isu dukungan management internal, Pak Luky dengan fokus di belanja dan perbendaharaan juga akan melihat aspek dari internasional, sektor keuangan dan seterusnya,” paparnya.

Dengan formasi pimpinan yang kini lengkap, Kemenkeu menargetkan pengelolaan fiskal dapat berjalan secara terintegrasi. Setiap wakil menteri akan mengawal bidang prioritas masing-masing dengan tetap berkoordinasi dalam pelaksanaan tugas kementerian.

“Jadi kami akan bekerja secara bersama-sama namun akan ada beberapa fokus wakil menteri yang sekarang formasinya komplit,” pungkas Suahasil.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut