Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pramono bakal Resmikan Sejumlah Infrastruktur Baru Sambut HUT ke-499 Jakarta, Apa saja?
Advertisement . Scroll to see content

Menko PMK: Infrastruktur Kesehatan di Indonesia Masih Kurang Baik

Rabu, 01 September 2021 - 22:48:00 WIB
Menko PMK: Infrastruktur Kesehatan di Indonesia Masih Kurang Baik
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mengakui infrastruktur kesehatan di Indonesia masih kurang baik. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mengakui infrastruktur kesehatan di Indonesia masih kurang baik. Menurutnya pandemi Covid-19 telah menyadarkan tentang hal tersebut.

Karena itulah, Muhadjir ingin pandemi Covid-19 menjadi momentum untuk membangun infrastruktur kesehatan agar betul-betul bisa lebih andal di masa depan.

Hal tersebut diungkapkan Muhadjir saat menjadi narasumber dalam acara Round Table Discussion soal pemanfaatan media sosial yang diselenggarakan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) secara daring.

"Kita harus menyadari Covid-19 ini telah menyadarkan banyak hal kepada kita, termasuk infrastruktur kesehatan kita yang masih kurang baik justru dengan Covid-19 ini kita bisa bergegas untuk membangun infrastruktur kesehatan kita agar betul-betul bisa lebih andal di masa depan," ujar Muhadjir, Rabu (1/9/2021).

Menurut Muhadjir, kebijakan pemerintah bersifat elastis atau berubah-ubah karena menyesuaikan perilaku virus corona. Banyak asumsi kesehatan yang sudah dibangun untuk penanganan Covid-19, namun akibat perilaku virus yang berubah-ubah, akhirnya turut berdampak pada perubahan kebijakan pemerintah.

Misalnya, ibu hamil yang semula diasumsikan tidak akan mudah terkena Covid-19 terbantahkan oleh banyaknya ibu hamil yang terinfeksi Covid-19, bahkan tidak jarang anak yang dilahirkan pun terpapar Covid-19.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut