Menko PMK Sebut Dampak Kasus Covid di Daerah Tujuan Mudik Terlihat Pekan Depan
JAKARTA, iNews.id - Pemerintah telah melakukan larangan mudik Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah. Namun nyatanya masih ada sekitar 1,5 juta warga yang kembali ke kampung halamannya.
Kondisi ini amat mengkhawatirkan karena hingga saat ini pandemi Covid-19 belum sepenuhnya terkendali.
Menurut Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy, ada atau tidaknya peningkatan penularan virus corona di daerah tujuan mudik akan terlihat dalam dua Minggu ke depan.
Muhadjir menuturkan, dampak pergerakan orang menjelang dan pascalebaran sudah diantisipasi oleh masing-masing daerah yang menjadi tujuan bepergian.
Tujuh Pemudik di Kecamatan Makassar Jaktim Bergejala Covid-19, Hasil Tes Antigen Reaktif
"Para pendatang diperiksa status kesehatan bahkan desa-desa menyiapkan tempat karantina," kata Muhadjir saat dihubungi MNC Portal, Senin (17/5/2021).
Antisipasi Covid-19, Petugas Tandai Rumah Pemudik yang Baru Tiba di Jakarta
Sedangkan untuk pembiayaan masing-masing desa bisa menggunakan dana desa yang direfocusing untuk itu. "Dampaknya terhadap daerah tujuan mudik akan dilihat dua Minggu ke depan," katanya.
Berdasarkan data dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub), masyarakat Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) yang berangkat mudik ke sejumlah daerah di Pulau Jawa dan Sumatera berjumlah kurang lebih 1,5 juta orang.
Editor: Faieq Hidayat