Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Megawati: Kita Satu Bumi, Seharusnya Tidak Ada Perang
Advertisement . Scroll to see content

Menlu Retno : Diplomasi Indonesia 2022 ke Arah Pemulihan Pandemi dan Perdamaian

Kamis, 06 Januari 2022 - 16:40:00 WIB
Menlu Retno : Diplomasi Indonesia 2022 ke Arah Pemulihan Pandemi dan Perdamaian
Menlu Retno Marsudi dalam Pernyataan Pers Tahunan Menlu (PPTM) 2022. (Foto akun Youtube MoFA Indonesia).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menegaskan diplomasi Indonesia sepanjang tahun 2022 memperjuangkan pemulihan dari pandemi, perdamaian, dan kemanusiaan. Terkait pemulihan kesehatan, diplomasi akan berkontribusi membangun ketahanan kesehatan nasional.

“Indonesia harus mampu memproduksi vaksin sendiri  dan dapat menjadi hub produksi vaksin di kawasan. Indonesia harus mampu membuat obat sendiri dan memenuhi bahan baku obat,” kata Retno dalam Pernyataan Pers Tahunan Menlu (PPTM) 2022, Kamis (6/1/2022).

Indonesia juga akan mendorong pembentukan mekanisme pendanaan kesehatan bagi negara berkembang dan penyusunan Pandemic Treaty yang baru agar dunia lebih siap menghadapi pandemi.

“Indonesia siap berkontribusi secara konstruktif dalam proses negosiasi Pandemic Treaty tersebut,” kata Retno.

Terkait pemulihan ekonomi, diplomasi ekonomi Indonesia akan terus diperkuat, antara lain melalui perluasan akses produk industri strategis nasional, peningkatan kemitraan SWF Indonesia dengan investor di luar negeri, dan percepatan penyelesaian berbagai perundingan CEPA dengan UAE, Uni Eropa, Turki, dan Chile.

Dalam isu perdamaian dan kemanusiaan, Indonesia akan terus berkontribusi mengatasi situasi di Afghanistan dengan fokus pendidikan atau pemberdayaan perempuan Afghanistan, termasuk dengan memberikan beasiswa.

Indonesia juga akan mengirimkan 1.148 personel yang terdiri dari 950 personel satgas militer dan 198 personel satgas polisi, serta menyelenggarakan berbagai pelatihan dan program peningkatan kapasitas bagi personel PKO, termasuk dalam skema UN Triangular Partnership Project (TPP).

Perlindungan WNI juga terus menjadi prioritas diplomasi Indonesia di tahun 2022. Sistem perlindungan WNI akan ditingkatkan melalui penguatan infrastruktur dan SDM, percepatan digitalisasi, dan pengembangan kerangka hukum dan kerja sama internasional.

Guna memperkuat kedaulatan wilayah Indonesia, diplomasi akan terus bekerja untuk mempercepat penyelesaian perundingan perbatasan dengan negara-negara tetangga.

“Di tahun 2022, upaya akselerasi intensitas perundingan perbatasan darat dan maritim akan terus ditingkatkan,” ujar Retno.

Untuk batas darat, perundingan yang dilakukan adalah dengan Malaysia dan Timor Leste. Adapun untuk batas maritim, perundingannya adalah dengan Malaysia, Palau, Filipina, dan Vietnam.

Retno menegaskan bahwa perundingan batas maritim harus didasarkan pada UNCLOS 1982. Indonesia akan terus menolak klaim yang tidak memiliki dasar hukum yang diakui secara internasional.

“Secara khusus, saya ingin menekankan satu prinsip terkait  kedaulatan dan hak berdaulat di perairan Indonesia, bahwa klaim apapun oleh pihak manapun harus dilakukan sesuai dengan hukum internasional termasuk UNCLOS 1982,” tegasnya.

Editor: Faieq Hidayat

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut