Menlu Sugiono Sampaikan Dukacita atas Kecelakaan Pesawat Jeju Air di Korsel
JAKARTA, iNews.id - Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menyampaikan ucapan dukacita atas kecelakaan pesawat Jeju Air di Bandara Internasional Muan, Korea Selatan. Dia turut mengirimkan doa untuk para korban peristiwa tersebut.
“Kami sangat berduka atas insiden tragis pesawat Jeju Air di Bandara Internasional Muan, Korea Selatan. Pikiran dan doa kami menyertai para korban, keluarga mereka, dan semua yang terdampak oleh insiden yang menghancurkan ini,” tulis Sugiono melalui akun X-nya dikutip, Minggu (29/12/2024).
Sebelumnya, Badan Pemadam Kebakaran Nasional Korea Selatan (Korsel) melaporkan korban tewas akibat kecelakaan pesawat Jeju Air di Bandara Internasional Muan, telah mencapai 151 orang.
Dari angka tersebut 71 korban tewas teridentifikasi laki-laki dan 71 perempuan. Sementara itu, 9 jenazah lainnya belum dapat dipastikan.
Update Kecelakaan Pesawat Jeju Air di Korsel: Korban Tewas Bertambah jadi 151 Orang
Pesawat Boeing 737-800, yang dioperasikan oleh Jeju Air, membawa 181 penumpang, termasuk enam awak pesawat tiba di Bandara Muan dari Bangkok, Thailand. Dua awak pesawat berhasil diselamatkan dari reruntuhan pesawat dan telah dievakuasi ke rumah sakit.
Korban Tewas Kecelakaan Pesawat Jeju Air Jadi 62 Orang, Kemlu: Tak Ada WNI
Penyelidik kebakaran mengatakan badan pesawat hancur berkeping-keping akibat ledakan sehingga tidak dapat dikenali.
Pilot pesawat Jeju Air diketahui sempat mengirim sinyal mayday sebelum jatuh dan terbakar. Departemen Transportasi Korsel menjelaskan, peringatan dikirim karena pesawat terkena bird strike atau gangguan serangan burung sebelum pesawat Jeju Air kecelakaan.
Kemudian, dua menit kemudian pilot mengirim sinyal mayday dan komando lalu lintas udara memberikan izin bagi pesawat untuk mendarat dari arah yang berlawanan.
Editor: Aditya Pratama