Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mentan Usul Tambahan Anggaran Rp5,1 Triliun untuk Rehabilitasi Sawah-Perkebunan Imbas Banjir Sumatra
Advertisement . Scroll to see content

Mentan Jamin Stok Beras di Wilayah Terdampak Bencana Sumatra Aman

Sabtu, 17 Januari 2026 - 06:46:00 WIB
Mentan Jamin Stok Beras di Wilayah Terdampak Bencana Sumatra Aman
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman. (Foto: Dok. Humas Kementan)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman memastikan ketahanan pangan nasional dalam kondisi aman, termasuk di wilayah terdampak bencana banjir dan longsor di Sumatra. Salah satunya di Provinsi Aceh yang hingga saat ini masih dalam proses pemulihan pascabencana banjir bandang.

Amran menuturkan, stok beras nasional saat ini mencapai lebih dari 3 juta ton, dan Aceh memiliki cadangan beras tinggi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga beberapa bulan ke depan.

“Stok beras nasional kita saat ini sekitar 3,2 juta ton. Termasuk di Aceh, stoknya sangat kuat, bisa untuk 3 hingga 6 bulan ke depan. Tersedia, jadi saudaraku, sahabatku yang terdampak bencana, pangan tidak ada masalah di tiga provinsi. Bahkan seluruh Indonesia,” ujar Amran dalam keterangannya dikutip, Sabtu (17/1/2026).

Amran menegaskan, pemerintah tidak hanya fokus pada penanganan darurat, tetapi juga melakukan percepatan pemulihan sektor pertanian guna menjaga keberlanjutan produksi pangan. 

Dia menyebut, khusus Aceh saat ini masih tersedia sekitar 70.000 ton beras di gudang Bulog, seiring dengan kembali berjalannya proses penyerapan gabah petani.

Tercatat, total stok beras yang dikelola Perum Bulog di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat mencapai 106,7 ribu ton. Dari jumlah tersebut, Provinsi Aceh memiliki stok terbesar, yakni 71.300 ton, disusul Sumatra Utara 25.700 ton, dan Sumatra Barat 9.700 ton.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut