Menteri HAM Sebut Siswa SMK Semarang Tewas Ditembak Polisi Bukan Gengster: Anak yang Baik
JAKARTA, iNews.id - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menyebut Gamma Rizkynata Oktafandy (18) siswa SMKN 4 Semarang tewas ditembak polisi Aipda Robig Zaenuddin (38) bukan anggota gengster. Korban merupakan anak yang baik di sekolah.
Pigai mengaku sudah mendapatkan laporan kasus penembakan siswa tersebut.
“Siswa yang ditembak bukan kelompok ya, siswa yang baik,” kata Pigai di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/12/2024).
Pigai mengatakan siswa SMK tersebut tidak terlibat kelompok tawuran. Kasus ini harus diselesaikan karena menyangkut keadilan masyarakat.
Polisi Pelaku Penembakan Siswa SMK hingga Tewas di Semarang Belum Jadi Tersangka, Ada Apa?
“Dan kita percaya saja bahwa proses ini harus diselesaikan karena menyangkut keadilan masyarakat,” katanya.
Wakapolda Jateng Jelaskan Alasan Polisi Tembak Mati Siswa SMK di Semarang Belum Tersangka
Meski begitu, Pigai menegaskan dia tidak ikut mengurusi lebih lanjut masalah ini. Dia meminta untuk menyerahkan kasus kepada pihak pengadilan.
“Saya kan tidak menangani kasus, Kementerian kami ini tidak ada hubungannya dengan urusan-urusan di pengadilan. Tugas kami Menteri Eksekutif,” pungkasnya.
Komnas HAM Turunkan Tim Usut Kasus Penembakan Siswa SMK di Semarang
Editor: Faieq Hidayat