Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : KKP Pastikan 3 Pegawai Korban Jatuhnya Pesawat ATR Dapat Seluruh Haknya
Advertisement . Scroll to see content

Menteri KKP Pingsan saat Penyerahan 3 Jenazah Korban Pesawat ATR

Minggu, 25 Januari 2026 - 09:55:00 WIB
Menteri KKP Pingsan saat Penyerahan 3 Jenazah Korban Pesawat ATR
Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono sempat pingsan saat penyerahan 3 jenazah pegawainya korban pesawat ATR (foto: Ari Sandita)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Jenazah tiga korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 resmi diserahkan kepada negara pada Minggu (25/1/2026). Jenazah tersebut merupakan pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Upacara penghormatan dan pelepasan terhadap para jenazah itu dilakukan di Auditorium Madidihang AUP Kelautan dan Perikanan di Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Upacara dipimpin langsung oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.

Keluarga yang hadir dalam upacara tersebut terlihat tegar menjalani kegiatan tersebut. Terlihat, tiga peti jenazah dijejerkan secara beriringan sebelum akhirnya diberikan bunga.

Dalam upacara itu, disampaikan pula adanya kenaikan pangkat terhadap pegawai KKP tersebut. Rencananya, usai upacara tiga jenazah bakal dimakamkan di tempat berbeda.

Saat prosesi upacara tersebut, Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono sempat terjatuh pingsan dari tempatnya memimpin upacara.

Momen itu terjadi saat prosesi penyerahan jenazah korban kepada negara agar jenazah para almarhum bisa dimakamkan secara kedinasan oleh KKP.

Usai pernyataan penyerahan itu disampaikan oleh perwakilan pihak keluarga almarhum, mendadak Menteri KKP yang berdiri sejak awal proses upacara terjatuh. Para petugas yang bersiaga langsung membawanya keluar dari ruangan. Posisinya sebagai pemimpin upacara pun digantikan.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengungkapkan, tiga pegawainya merupakan penumpang pesawat udara jenis ATR 42-500 yang hilang kontak di Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1/2026). Mereka adalah anggota tim pengawasan udara atau air surveillance.

Ketiga pegawai itu sedang menjalankan misi pengawasan di wilayah pengelolaan perikanan negara Republik Indonesia.

"Perlu kami sampaikan bahwa benar terdapat pegawai KKP dalam pesawat tersebut yang melakukan misi pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan melalui udara," kata Sakti di kantornya, Sabtu (17/1/2026).

Tiga pegawai itu bernama Ferry Irrawan berpangkat Penata Muda Tingkat I yang menjabat sebagai Analis Kapal Pengawas. Lalu, Deden Mulyana berpangkat Penata Muda Tingkat I, menjabat sebagai Pengelola Barang Milik Negara.

"Dan Saudara Yoga Nauval, jabatannya Operator Foto Udara," sambungnya.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut