Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ramai Isu Penundaan Investasi di Rempang, Ini Klarifikasi Menteri Transmigrasi
Advertisement . Scroll to see content

Menteri Transmigrasi: Pembangunan Desa Jadi Kunci Utama Kemajuan Bangsa

Senin, 25 Agustus 2025 - 02:20:00 WIB
Menteri Transmigrasi: Pembangunan Desa Jadi Kunci Utama Kemajuan Bangsa
Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman menegaskan, pembangunan desa merupakan kunci utama dalam mendorong kemajuan Indonesia. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Transmigrasi (Mentrans), Iftitah Sulaiman menegaskan, pembangunan desa merupakan kunci utama dalam mendorong kemajuan Indonesia. Hal tersebut disampaikan dalam acara pelepasan Tim Ekspedisi Patriot di Jakarta, Minggu (24/8/2025).

Iftitah menekankan pentingnya membangun dari pelosok sebagai strategi untuk menciptakan bangsa yang maju. Dia menyoroti, banyak negara maju telah memulai langkah serupa dengan mengembangkan wilayah pedesaan.

"Lihatlah negara-negara maju. Mereka maju bukan hanya karena teknologi tinggi, bukan hanya karena kapital yang besar, tetapi karena sumber daya manusianya, berani berinovasi, berkolaborasi, dan bergerak sampai ke pelosok," kata Iftitah.

Dia mencontohkan negara-negara maju seperti Korea Selatan, China, Jerman, hingga Amerika Serikat, semuanya berhasil membangun kekuatan nasional mereka dengan memberdayakan desa dan komunitas lokal.

Menurutnya, Indonesia juga harus berani menempuh jalan yang sama jika ingin sejajar dengan negara-negara besar. Salah satu upaya strategis yang tengah dilakukan adalah penguatan program transmigrasi, yang saat ini diperkuat melalui keberadaan Tim Ekspedisi Patriot.

"Kalau Indonesia ingin sejajar dengan bangsa besar, kita juga harus berani membangun dari desa, membuka frontier baru, menguatkan ekonomi rakyat. Transmigrasi adalah salah satu jalannya. Disinilah peran tim Ekspedisi Patriot," tuturnya.

Lebih lanjut, Iftitah menjelaskan bahwa Tim Ekspedisi Patriot bukan sekadar kegiatan lapangan biasa. Tim ini memiliki peran strategis sebagai jembatan antara dunia kampus dan dunia kebijakan. 

Tidak hanya melakukan penelitian, tetapi juga menyusun rekomendasi kebijakan, merancang strategi ekonomi, dan membangun model kolaborasi lintas sektor.

"Singkatnya kita akan membangun peradaban. Inilah yang membedakan. Tim Ekspedisi Patriot adalah jembatan antara dunia kampus dan dunia kebijakan. Tim Ekspedisi Patriot adalah cara kita memastikan bahwa ilmu pengetahuan tidak berhenti di Menara Gading, tapi turun ke bawah, menyatu dengan rakyat," katanya.

Iftitah mengungkapkan, tim ini ditugaskan untuk melakukan riset dan pemetaan potensi ekonomi di kawasan transmigrasi. Harapannya, kawasan transmigrasi bisa berkembang menjadi pusat-pusat pertumbuhan baru yang mampu menggerakkan ekonomi rakyat.

"Kita ingin menjadikan kawasan transmigrasi sebagai pusat pertumbuhan baru bangsa. Caranya dengan mengevaluasi kawasan sebagai dasar kebijakan, mengembangkan potensi lokal menjadi komoditas unggulan, memperkuat tata kelola masyarakat, serta menghadirkan infrastruktur teknologi dan inovasi yang berkelanjutan," ucapnya.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut