Mitokondria: Pengertian, Fungsi, Struktur dan Ciri-Cirinya
JAKARTA, iNews.id - Mitokondria merupakan materi yang dipelajari di bangku sekolah dalam pelajaran biologi. Mitokondria berada di organel sel yang terletak dalam sel manusia, hewan dan juga tumbuhan. Ini informasinya
Melansir buku ‘Biologi SMA/MA kls XI’ terbitan Grasindo, mitokondria berasal dari bahasa Yunani. Mitokondria terdapat dalam semua sel eukariotik, pada umumnya mitokondria tersebar merata di dalam sitoplasma, tetapi dalam juga terletak di sekitar nukleus atau sel.
Mitokondria merupakan organel sel bermembran yang bersifat aerob. Ukurannya bervariasi, tergantung pada jenis sel. Melansir buku ‘Cerdas Belajar Biologi’ terbitan PT. Grafindo Media Pratama, ukuran mitokondria berkisar 0,3 µm - 40 µm.
Mitokondria memiliki dua membran yang kuat, fleksibel dan stabil. Membran yang membatasi mitokondria tersusun atas lipoprotein. Membran bagian dalam membentuk tonjolan-tonjolan untuk memperluas permukaan yang dinamakan krista mitokondria.
Jumlah mitokondria pada sel tumbuhan relatif sedikit karena fungsinya banyak dilakukan oleh plastida. Mitokondria mengandung cairan atau matriks yang mengandung lemak, protein, DNA sirkuler dan ribosom.
Fungsi mitokondria dikerjakan seluruhnya di dalam organel oleh enzim yang terdapat, baik dalam matriks, maupun pada membran. Fungsi mitokondria adalah sebagai tempat berlangsungnya respirasi untuk menghasilkan energi (Reaven Johson, 2003: 93)
Demikian penjelasan tentang mitokondria mulai penjelasan, fungsi, dan juga ciri-cirinya. Semoga dapat menambah pengetahuan kalian ya!
Editor: Puti Aini Yasmin