Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pemimpin Daerah Awards 2026, Menkop Ferry Tekankan Peran Vital Kepala Daerah Sukseskan Kopdes Merah Putih
Advertisement . Scroll to see content

Momen Kepala Bappisus Ajak Penonton Pemimpin Daerah Awards 2026 Peragakan Gerakan Nasional Jempol Baik

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:19:00 WIB
Momen Kepala Bappisus Ajak Penonton Pemimpin Daerah Awards 2026 Peragakan Gerakan Nasional Jempol Baik
Momen Kepala Bappisus Aries Marsudiyanto mengajak peserta dan tamu undangan memperagakan Gerakan Nasional Jempol Baik dalam acara Pemimpin Daerah Awards 2026. (Foto: Niko Prayoga)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Momen santai terjadi dalam acara Pemimpin Daerah Awards 2026 iNews Media Group di Jakarta Convert Hall, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026), saat Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aries Marsudiyanto mengajak para peserta dan tamu undangan memperagakan Gerakan Nasional Jempol Baik.

Momen itu terjadi saat Aries tengah menyampaikan pidato usai memberikan apresiasi penghargaan kepada para perwakilan daerah di atas panggung. Gerakannya cukup sederhana yaitu dengan mengangkat kedua jempol ke atas sejajar dengan dada namun agak renggang, kemudian kedua jempol didekatkan setelah itu diacungkan kedepan.

“Dan pada malam hari ini, saya izin untuk mensosialisasikan, kemarin di saat habis ulang tahun kemerdekaan sebenarnya sudah saya deklarasikan, yaitu Gerakan Nasional Jempol Baik,” kata Aries di atas panggung, Kamis (27/8/2026).

Saat Aries mengajak semua penonton dan tamu undangan, mereka langsung kompak berdiri dan mengikuti gerakan yang diperagakan sebelum akhirnya duduk kembali.

Dia menjelaskan, makna dari Gerakan Nasional Jempol Baik ini adalah memberikan pelajaran kepada kita untuk senantiasa berbuat baik kepada bangsa dan negara.

Menurut Aries, meski gerakannya sepele, tapi hal tersebut bisa menjadi kampanye ajakan kepada masyarakat untuk selalu berbuat baik dari jempol yang digunakan sehari-hari.

“Kita berbuat baik kepada bangsa dan negara ini dengan murah meriah tanpa bayar. Kita canangkan malam ini Gerakan Nasional Jempol Baik, kita bermain
di medsos ya untuk kebaikan bangsa dan negara. Ini kelihatannya sepele, tapi kalau kita budayakan ini akan membuat masyarakat kita untuk selalu berpikir kebaikan. Jempol kita, kita gunakan untuk kebaikan, jadilah kita pahlawan,” ucapnya.

Lebih lanjut, dia menuturkan bahwa salah satu aktivitas yang biasa dilakukan dengan jempol oleh masyarakat adalah bermedia sosial. Aries mengajak agar masyarakat bisa bijak menggunakan media sosial dimana jempol menjadi salah satu jari dominan yang digunakan.

“Oleh karena itu, marilah kita sama-sama menggunakan media sosial ini dengan bijak dan baik. Untuk bagaimana kontribusi kita dengan jempol kita ya membangun bangsa ini. Selalu aja setiap saat, anak kita, cucu kita, bapak kita, ibu kita, saudara kita, tetangga kita, berbuatlah dengan jempol kita yang baik,” ujarnya. 

Terlebih, saat ini dia menilai bahwa banyak hal di media sosial yang belum tentu valid kebenarannya. Banyak potensi hoaks yang bertebaran. 

Sehingga jika masyarakat sampai termakan berita tersebut akibat aktivitas media sosial yang tidak bijak itu sangat berbahaya.

“Karena sekarang media sosial ini susah untuk kita bedakan mana yang benar, mana yang tidak benar, mana yang hoaks, mana yang tidak hoaks. Ada AI, video bisa dimanipulasi, ada deepfake, dan lain sebagainya, ya. Video-video lama didaur ulang seakan-akan terjadi pada saat sekarang. Bangsa kita diracuni, anak-anak muda diracuni dengan berita-berita medsos yang tidak jelas,” tuturnya.

Sebagai solusi, Aries mengajak masyarakat untuk kembali membaca kabar terbaru dari berita yang disajikan media mainstream atau pers yang terverifikasi dan aktual. 

“Oleh sebab itu, apa poin sentral kita untuk mendapatkan informasi? Kembalilah ke media-media mainstream yang resmi: televisi, media-media cetak yang resmi yang sah,” katanya.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut