Momen Maba Unpad di iNews Campus Connect Kritis soal Independensi BI di Tengah Pergantian Gubernur
JATINANGOR, iNews.id - Gelaran iNews Media Gathering Campus Connect (ICC) menjadi ruang bagi mahasiswa baru menyuarakan pemikiran kritisnya. Panggung ICC di Universitas Padjadjaran (Unpad) yang semula dibuka lewat diskusi literasi finansial, berubah sejenak menjadi 'teater' politik.
Mahasiswa baru Unpad langsung menguji Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Barat, Junanto Herdiawan dengan pertanyaan soal independensi bank sentral di tengah proses pergantian Gubernur BI.
Pertanyaan tersebut disampaikan Puan, mahasiswa baru Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unpad, dalam gelaran ICC di Kampus Unpad Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Selasa (11/8/2026).
"Dengan pergantian gubernur BI, akan ada impact apa ke kebijakan pemerintah, dan apalagi jangan sampai independensi BI ini diintervensi oleh kebijakan politik," tanya Puan, Selasa (11/8/2026).
Junanto merespons pertanyaan tersebut dengan mengapresiasi sikap kritis Puan. Dia bahkan menilai pertanyaan tersebut menunjukkan karakter mahasiswa Unpad yang kritis meski para mahasiswa baru belum memulai perkuliahan.
"Ini mahasiswa politik betul, belum mulai kuliah, udah mulai (bicara politik), bagus. Ini anak Unpad banget, anak yang kritis dan penuh dengan pertanyaan," kata retoris Kepala BI Jabar, Junanto Herdiawan.
Junanto tidak memberikan penjelasan lebih lanjut terkait dampak pergantian Gubernur BI terhadap kebijakan pemerintah maupun isu independensi bank sentral. Namun, ia menekankan pentingnya literasi finansial bagi mahasiswa baru, terutama saat aktivitas transaksi semakin terhubung dengan ruang digital.
"Penting sekali bagi anak-anak muda yang terpapar dunia digital untuk berhati-hati meningkatkan literasi finansialnya dengan menjaga kerahasiaan data pribadi seperti PIN, password, dan OTP, kritis terhadap transaksi mencurigakan, serta memahami hak dan kewajibannya sebagai konsumen," ujar Junanto.
Sementara itu, gelaran ICC di Unpad diikuti sekitar 13.000 mahasiswa baru dari lebih dari 10 fakultas. Acara tersebut menjadi ruang kolaborasi mahasiswa dengan para praktisi sekaligus wadah bagi mahasiswa baru menyampaikan pandangan dan pertanyaan mengenai isu yang dekat dengan kehidupan mereka.
Editor: Puti Aini Yasmin