Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19
Advertisement . Scroll to see content

Mudik Dilarang, Doni Monardo Sebut Warga Bisa Silaturahmi Virtual

Selasa, 27 April 2021 - 06:27:00 WIB
Mudik Dilarang, Doni Monardo Sebut Warga Bisa Silaturahmi Virtual
Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Doni Monardo mengimbau warga melaksanakan silaturahmi virtual saat Lebaran. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Doni Monardo terus mengimbau agar masyarakat tidak mudik Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran 1442 Hijriah. Dia menegaskan silaturahmi bisa dilakukan masyarakat secara virtual.

Hal itu disampaikan Doni usai melakukan rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi (KPC PEN) di Istana Negara, Jakarta, Senin (26/4/2021).

“Salah satu solusi dalam mengatasi kerinduan terhadap keluarga untuk tidak mudik ini adalah melakukan berbagai upaya silaturahmi secara virtual,” ucap Doni.

Dalam implementasinya, Doni berharap tiap-tiap posko yang ada di daerah dapat membantu warganya dalam melakukan komunikasi virtual sebagai pengganti silaturahmi secara langsung. Hal itu khususnya dilakukan bagi warga yang memiliki keterbatasan alat maupun kondisi lain yang dapat menghambat silaturahmi melalui komunikasi virtual jarak jauh.

“Mohon berkenan, posko-posko yang ada di tiap daerah bisa memberikan kesempatan kepada keluarga yang mungkin belum memiliki fasilitas untuk berkomunikasi secara virtual, untuk bisa difasilitasi,” kata Doni.

Pria yang juga menjabat kepala BNPB itu mengatakan bulan suci Ramadan dan kegiatan Idul Fitri tahun 2021 di tengah pandemi covid-19 menjadi momentum yang harus disadari sebagian besar masyarakat di Tanah Air agar tidak melakukan kegiatan mudik karena dapat memicu terjadinya penularan covid-19.

“Harus kita sadari tahun ini pun mohon tidak mudik dulu. Harus bersabar, harus bisa menahan diri,” kata Doni.

Imbauan yang terus digaungkan Doni tersebut semata-mata untuk melindungi segenap masyarakat dari potensi ancaman covid-19. Menurutnya hal itu sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo yang menyebut keselamatan masyarakat merupakan hukum tertinggi.

“Ini semuanya untuk kepentingan bersama. Kita harus bisa menyelamatkan diri kita, menyelamatkan keluarga kita, dan juga menyelamatkan bangsa kita,” tutur Doni.

Dalam hal ini, Doni menjelaskan bahwa berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19, momentum libur hari raya nasional dan keagamaan selalu diikuti oleh tren kenaikan kasus Covid-19 di Tanah Air. Selain angka kasus aktif, peningkatan Bed Occupancy Rate (BOR) di setiap rumah sakit juga terjadi pascaliburan.

Di sisi lain, angka kematian juga selalu naik usai liburan. Bahkan angka kematian tenaga medis dan dokter serta perawat cenderung naik.

“Sudah terbukti dengan pasti, setiap libur panjang akan diakhiri dengan peningkatan kasus. Akan diikuti dengan jumlah pasien di rumah sakit yang meningkat, dan juga akan diikuti dengan angka kematian yang tinggi, termasuk juga gugurnya para dokter, dan juga para tenaga kesehatan lainnya,” katanya.

Editor: Rizal Bomantama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut