Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Luna Maya Kirim Doa untuk Jurnalis Hilang di Kawasan Gunung Anak Krakatau: Bertahanlah!
Advertisement . Scroll to see content

MUI Doakan Keselamatan 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Hilang Kontak di Selat Sunda

Rabu, 16 September 2026 - 09:24:00 WIB
MUI Doakan Keselamatan 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Hilang Kontak di Selat Sunda
Lima jurnalis hilang kontak di perairan Selat Sunda (Dok. Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Marsudi Syuhud turut mendoakan keselamatan lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau. Dia berharap para jurnalis, kru kapal beserta keluarganya mendapatkan yang terbaik dari Allah SWT.

​"Kami dari Majelis Ulama Indonesia mendoakan kepada lima jurnalis ini, mudah-mudahan mendapatkan husnul khotimah. Husnul khotimah itu artinya akhir yang baik, baik buat dirinya masing-masing, baik buat keluarganya, dan baik buat sesama jurnalis," ujar Marsudi dalam keterangannya, dikutip Rabu (16/9/2026).

Selain memanjatkan doa, Marsudi memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim SAR gabungan yang terus berjuang di lapangan untuk mencari para korban.

Marsudi menegaskan,  MUI mendukung penuh kelanjutan operasi pencarian selama masih memungkinkan sesuai dengan regulasi dan estimasi teknis Tim SAR. Namun, dia mengimbau seluruh pihak untuk menyikapinya dengan penuh ketabahan jika seluruh upaya maksimal telah dikerahkan.

​"Maka untuk itu, kita turut mendoakan kepada lima jurnalis ini, mudah-mudahan kita tetap dalam kondisi kesabaran kita. Jika masih terus harus dilakukan (pencarian), ya dilakukan. Tapi jika ternyata dianggap cukup menurut ilmu, pengalaman, dan prediksi, ya kita semua harus sabar," katanya.

Lebih lanjut, Marsudi mengingatkan bahwa profesi jurnalis, terutama ketika meliput bencana alam seperti gunung meletus di lautan, memiliki tantangan dan risiko keselamatan yang sangat tinggi.

Pengasuh Pondok Pesantren Ekonomi Darul Uchuwah ini berharap, peristiwa ini menjadi bahan evaluasi dan pelajaran berharga bagi insan pers dalam mengkalkulasi mitigasi risiko peliputan di masa depan.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut