Nadiem Makarim Berharap 3 Organisasi Ini Gabung Kembali di POP Kemendikbud

Neneng Zubaidah ยท Selasa, 28 Juli 2020 - 19:45 WIB
Nadiem Makarim Berharap 3 Organisasi Ini Gabung Kembali di POP Kemendikbud

Mendikbud Nadiem Makarim. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Polemik soal transparansi seleksi Program Organisasi Penggerak (POP) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membuat tiga organisasi mengundurkan diri. Mendikbud Nadiem Makarim berharap tiga organisasi itu bergabung kembali demi reformasi pendidikan.

Tiga organisasi yang dimaksud yaitu Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah, LP Maarif NU, dan PB PGRI. Nadiem menyebut tiga organisasi itu selama ini menjadi mitra strategis pemerintah dan berjasa besar di dunia pendidikan bahkan jauh sebelum negara ini berdiri.

"Dengan penuh rendah hati, saya memohon maaf atas segala ketidaknyamanan yang timbul dan berharap agar ketiga organisasi besar ini bersedia terus memberikan bimbingan dalam proses pelaksanaan program, yang kami sadari betul masih jauh dari sempurna,’’ ujar Nadiem di Jakarta, Selasa (28/7/2020).

Sementara itu, Nadiem menjelaskan organisasi yang menanggung biaya pelaksanaan POP secara mandiri nantinya tidak wajib mematuhi semua syarat pelaporan keuangan yang diperlukan untuk Bantuan Pemerintah. Mereka tetap diakui sebagai partisipan POP.

Kendati tak memakai anggaran negara, Kemendikbud akan meminta laporan pengukuran keberhasilan program dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik. Instrumen pengukuran yang digunakan antara lain Asessment Kompetensi Minimum dan Survei Karakter untuk SD dan SMP atau instrumen capaian pertumbuhan dan perkembangan anak untuk PAUD.

“Sekali lagi, saya sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan perhatian besar terhadap program ini. Kami yakin penguatan gotong royong membangun pendidikan ini dapat mempercepat reformasi pendidikan nasional yang diharapkan kita semua," ucap Nadiem.

Editor : Rizal Bomantama