Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Eks PPK Kemendikbudristek Ngaku Terima dan Bagi-Bagi Uang Pengadaan Laptop Chromebook
Advertisement . Scroll to see content

Nadiem Makarim: Semua Guru Honorer Berpeluang Menjadi P3K pada 2021

Jumat, 27 November 2020 - 19:18:00 WIB
Nadiem Makarim: Semua Guru Honorer Berpeluang Menjadi P3K pada 2021
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim. (Foto: Sindonews)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim memastikan pada 2021 semua guru honorer baik yang mengabdi di sekolah negeri dan swasta berkesempatan mengikuti tes seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Tidak ada pembatasan kapasitas jumlah peserta terkait hal ini.

"Jadi tidak ada lagi prioritas, siapa yang lebih duluan. Semuanya boleh mengambil tes, yang lulus boleh menjadi P3K," kata Nadiem saat menjawab pertanyaan media dalam agenda keterangan pers perkembangan pemulihan ekonomi di Kantor Presiden, Rabu (25/11/2020) yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Dia menjelaskan, tes akan dilaksanakan secara online. Artinya, semua guru honorer bisa mengikuti asalkan sesuai kriteria menjadi peserta, termasuk yang berusia diatas 35 tahun masih berkesempatan mengikuti.

Dengan kata lain, tidak ada golongan atau kelompok yang diprioritaskan untuk menjadi P3K pada 2021. Bahkan jika gagal pada tes pertama, bisa mengulang tes kedua dan ketiga.

"Jadi saya harus mengubah pola pikirnya, sudah tidak ada dahulu-dahuluan lagi. Semuanya bisa mengambil, pada 2021, bahkan bukan cuma sekali. Mereka bisa mengambil totalnya tiga kali mengambil, jadi kalau gagal, bisa mencoba lagi," kata Nadiem.

Dia menjelaskan, untuk tes ini juga disediakan pembelajaran online secara mandiri. Calon peserta bisa mengasah kemampuannya agar kemungkinan lulus seleksi lebih tinggi. Kemendikbud, kata dia, tidak akan mengendurkan standar lulus tes P3K karena harus dipertahankan kualitas untuk kebaikan anak didik.

"Tetapi tolong diingat lagi masyarakat, ini bukan pengangkatan 1 juta guru menjadi P3K. Ini adalah seleksi massal. Yang akan diangkat menjadi P3K, adalah berapa yang lulus dari itu. Kalau yang lulus cuma 100.000, ya 100.000 yang jadi, kalau yang lulus 500.000, maka 500.000 yang akan diangkat jadi P3K," ucapnya.

Editor: Zen Teguh

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut